Soal Paket 7 Kg Disebut Sabu Ternyata Tawas, Kapolda Sulsel Bantah Polisi Terkecoh
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Hamidin mengatakan, hasil uji laboratorium memastikan tujuh kilogram paket diduga sabu yang disita Polres Sidrap adalah tawas. Meski demikian dia mengapresiasi anak buahnya karena peka terhadap apapun yang dianggap mencurigakan.
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Hamidin mengatakan, hasil uji laboratorium memastikan tujuh kilogram paket diduga sabu yang disita Polres Sidrap adalah tawas. Meski demikian dia mengapresiasi anak buahnya karena peka terhadap apapun yang dianggap mencurigakan.
"Saya pikir itu harus kita apresiasi. Jadi langkah yang maju, kita bisa membuktikan ini narkoba atau tidak," katanya di depan kantor Nahdlatul Ulama (NU) Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Selasa (12/3).
Mantan Deputi III Bidang Kerjasama Internasional BNPT ini menampik jika polisi terkecoh atas temuan itu.
"Tidak ada istilah polisi terkecoh, tidak terkecoh. Saya memberikan apresiasi kepada anak buah saya," katanya.
Soal begitu cepatnya informasi disebar itu adalah sabu, Hamidin berdalih jika dilihat kasat mata barang tersebut sangat mirip dengan sabu. Oleh karen itu segera dilakukan pemeriksaan laboratorium.
"Ini menunjukkan kita bekerja kian profesional," ujarnya.
Baca juga:
Polisi Buru Pengirim 7 Paket Berisi Tawas Dikira Sabu
Bawa Alat Isap Sabu, ASN Ditangkap di Bandara Kualanamu
Ragam Modus Baru Pengedar Narkoba yang Dibekuk Petugas BNN
Sudah Dirilis, Paket 7 Kilogram Disebut Polisi Sabu Ternyata Berisi Tawas
BNN Keberatan Prabowo Sebut Ada 72 Kartel Narkoba di Indonesia