LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Soal Inovasi Penanganan Covid-19, Menristek Minta Perguruan Tinggi Saling Sinergi

Bambang berpesan para peneliti di perguruan tinggi jangan terjebak dengan ego bidang.

2020-05-15 21:36:00
Bambang Brodjonegoro
Advertisement

Sejumlah perguruan tinggi di Tanah Air melakukan riset sebagai inovasi untuk penanganan Covic-19. Menteri Riset dan Teknologi, Bambang PS Brodjonegoro, mengingatkan jangan sampai ada kesan terjebak dengan ego keilmuan.

"Para peneliti di perguruan tinggi jangan terjebak dengan ego bidang, mari bersama-sama bersinergi untuk menghasilkan inovasi dalam penanganan Covid-19," kata dia di Padang. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (15/5).

Ia menyampaikan hal itu saat tampil sebagai pembicara pada Webinar dengan tema Riset, Inovasi dan Aplikasi untuk menanggulangi wabah dan dampak Covid-19 yang digelar Universitas Andalas (Unand) Padang secara daring.

Advertisement

Menristek memberi contoh untuk pembuatan ventilator tentu tidak bisa diserahkan kepada dokter selaku tenaga medis karena mereka tidak belajar untuk membuat alat kesehatan.

"Dalam hal ini harus bersinergi orang teknik dengan orang kedokteran sehingga bisa tercipta ventilator yang saat ini dibutuhkan," kata dia.

Bambang menyampaikan, begitu kasus Covid-19 pertama di Indonesia diumumkan, pihaknya segera membentuk Konsorsium Riset dan Inovasi untuk mempercepat penanganan pandemi ini.

Advertisement

Konsorsium beranggotakan lembaga pemerintah non kementerian, BUMN, Kementerian Kesehatan, BPOM, Dikti, RS, diaspora dan perguruan tinggi.

Untuk program pencegahan saat ini, konsorsium fokus pada penelitian terkait tanaman obat, suplemen dan alat pelindung diri.

Sedangkan untuk skrining dan diagnosis dikembangkan tes PCR dan rapid test dan laboratorium mobile.

Berikutnya untuk alat kesehatan sedang dikembangkan ventilator, perangkat lunak data movement, peta geospasial dan robot pemberian obat.

Sementara Rektor Unand, Prof Yuliandri, menyampaikan telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi dan meminimalkan dampak Covid-19.

"Salah satunya saat ini Lab Biomedik Unand menjadi lab untuk pengujian spesimen tes swab pasien COVID-19," kata dia.

Baca juga:
Jokowi Belum Berencana Longgarkan PSBB: Jangan Sampai Kita Keliru Memutuskan
Satu Karyawan Pabrik di Cilegon Tertular Corona dari Rekan Kerja
Jokowi: Berdamai dengan Covid-19, Masyarakat Harus Tetap Produktif
251 Kasus Positif Corona di Kaltim, 61 di Antaranya Telah Sembuh
53 Pasien Positif Corona di Riau Sembuh, 6 Orang Meninggal Dunia
Ini Penyebab Aturan Protokol Cegah Covid-19 Tak Sepenuhnya Dipatuhi Masyarakat

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.