Slank gelar konser di dua daerah perbatasan, Singkawang dan Atambua
Konser dijadwalkan akan digelar pada 15 Mei mendatang.
Grup band papan atas tanah air Slank akan menggelar konser di 2 kota perbatasan di Indonesia. Konser yang bertajuk "Indihome Konser Indonesia Perbatasan; Membangun Indonesia dari Perbatasan" ini bertujuan untuk ikut serta dalam menyukseskan program pembangunan Indonesia yang dimulai dari daerah terluar.
"Kita mau ubah mindset. Perbatasan adalah halaman muka Indonesia, jadi harus kita bangun, harus kita bersihin, harus kita bikin gapura yang indah," ujar Bimbim, Pentolan grup band slank di Markas Slank Potlot, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (10/5).
Rencananya, grup band yang dibentuk pada tahun 1983 dengan beranggotakan Bimbim, Kaka, Ivanka, Ridho dan Abdee ini akan mengedukasi, sekaligus menghibur para fansnya di perbatasan dengan membawakan lagu bertema anti narkoba, lingkungan hidup dan kenegaraan.
"Ya lagu-lagu itu soal anti narkoba, lagu lagu soal lingkungan hidup, karena biasanya orang-orang perbatasan atau daerah terpencil itu sama alamnya itu dijaga banget dan suka konflik sama pendatang yang suka ngerusak lingkungan. Edukasi-edukasi seperti itu yang kita kasih, Pancasila juga ya mau ngangkat kebanggaan juga karna kita punya Pancasila, lo punya Indonesia, Indonesia punya slank. Itu yang jadi spirit buat mereka, jadi enggak merasa tertinggal lah," ujar pria bernama asli Bimo Setiawan Almachzumi.
Slank berharap dengan hadirnya mereka di perbatasan dapat menularkan semangat pembangunan melalui musik yang mereka bawakan.
"Slank mudah-mudahan lewat seni, lirik, budaya, bisa menyemangati bahwa lewat lagu senjata paling cepet untuk mengubah pola pikir manusia," cetus Bimbim.
Konser ini dijadwalkan akan dimulai 15 Mei mendatang di Singkawang, Kalimantan Barat lalu disusul Atambua, Nusa Tenggara Timur pada 31 Mei.
Acara ini menggandeng Kementerian Desa Tertinggal dan Transmigrasi sebagai pihak pemerintah yang bersinggungan langsung dan concern terhadap pembangunan daerah-daerah perbatasan di Indonesia. Menteri Marwan Jafar juga direncanakan datang dalam konser tersebut.(mdk/bal)