LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Situs UIN Palembang diretas, dana renumerasi pegawai tak bisa cair

Pada tampilan situs, peretas membuat tulisan permintaan tebusan apabila situs itu kembali normal. Tebusan berupa bitcoin dikirim ke email yang disebutkan dan harus mengirimkan konfirmasi.

2017-06-13 17:49:33
Ransomware
Advertisement

Situs e-remunerasi.radenfatah.ac.id. milik Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang diserang hacker menyerupai virus Ransomware. Alhasil, website berisi laporan kinerja pegawai (LKP) itu terganggu total dan dana renumerasi pegawai tak dapat dicairkan.

Kepala Unit Informasi Teknologi dan Pangkalan Data UIN Raden Fatah Palembang, Fahruddin mengungkapkan, peretas menyerang situs diketahui pekan lalu setelah pegawai tidak bisa membuka situs untuk membaca data pegawai.

"Pegawai dan dosen tidak bisa lagi mengakses, setelah dicek ternyata dihacker," ungkap Fahruddin saat melapor ke SPKT Polda Sumsel, Selasa (13/6).

Pada tampilan situs, peretas membuat tulisan permintaan tebusan apabila situs itu kembali normal. Tebusan berupa bitcoin dikirim ke email yang disebutkan dan harus mengirimkan konfirmasi.

"Kami biarkan saja, biar polisi yang melacak pelaku. Kalau dilihat dari cara dan bentuknya, serangan ini mirip virus Ransomware," ujarnya.

Dia menambahkan, sistem e-remunerasi itu baru dibuat sejak dua bulan terakhir dengan bantuan UIN Jakarta. Dengan peristiwa itu, dosen dan pegawai harus menunggu pencairan dana renumerasi dalam waktu tak ditentukan.

"Isi situs itu data, penilaian, sekaligus insentif pegawai dan dosen. Selagi belum bisa dibuka, terpaksa begitu," kata dia.

Laporan ini termasuk dalam ranah Undang-undang ITE. Penyidik cyber crime Polda Sumsel diturunkan untuk menyelidikinya. "Kita tindaklanjuti, mudah-mudahan pelakunya bisa terlacak dan ditangkap," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Cahyo Budisiswanto.(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.