Situasi di Penjaringan mulai terkendali
Warga kocar kacir dipukul mundur ke arah Waduk Pluit. Polisi menyemprotkan air ke arah warga hingga akhirnya mereka menyerah dan membubarkan diri. Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana turun langsung meninjau lokasi bentrokan warga dan polisi.
Situasi di kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara berangsur-angsur kondusif. Ratusan polisi dari Jatanras Polda Metro Jaya, Brimob, dibantu TNI berhasil menguasai keadaan sekitar pukul 02.10 WIB, Sabtu (5/11).
Warga kocar kacir dipukul mundur ke arah Waduk Pluit. Polisi menyemprotkan air ke arah warga hingga akhirnya mereka menyerah dan membubarkan diri. Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana turun langsung meninjau lokasi bentrokan warga dan polisi. Suntana tiba sekitar pukul 02.00 WIB.
Sebelum berhasil memukul mundur warga, polisi melakukan sweeping di gang-gang yang ada di sekitar jalan Muara Baru. Beberapa orang diamankan polisi dan langsung dibawa ke Polsek Penjaringan.
Untuk diketahui, bentrokan antara warga dan polisi pecah sekitar pukul 18.30 WIB. Awalnya warga Luar Batang berniat menyatroni rumah pribadi calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Warga geram dengan kebijakan Ahok yang menggusur tempat tinggal mereka di Luar Batang. Bahkan beredar kabar Ahok juga berencana menggusur kawasan Muara Baru.
"Kita jadi makin benci. Ini semua gara-gara Ahok," ujar salah seorang pemuda yang tidak ingin disebutkan namanya.
Warga yang mencoba mendekati rumah Ahok justru dipukul mundur oleh aparat keamanan yang sudah bersiaga sejak pagi. Tidak terima dengan perlakuan aparat kepolisian, warga mulai menyerang dengan melempari batu. Bentrokan pun tak terhindarkan.