Sitok enggan tanggapi mahasiswi Bandung yang juga ngaku dicabuli
Kepada Ria, Sitok mengaku mempunyai banyak teman perempuan.
Sitok Srengenge enggan menanggapi pengakuan mahasiswi Bandung (22) bahwa ia turut menjadi korban pencabulan, kendati tidak sampai disetubuhi. Sitok tidak mau berkomentar di luar proses hukum yang sedang dia hadapi.
"Tidak mungkin saya meladeni semuanya," kata Sitok melalui pengacaranya, Dwi Ria Latifa, kepada merdeka.com, Jumat (6/12).
Ria mengatakan, kliennya saat ini fokus menghadapi proses hukum akibat pelaporan RW (22), mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) yang dihamilinya, ke Polda Metro Jaya. "Dia tidak mau berkomentar di luar proses hukum," ujar Ria.
Kepada Ria, Sitok mengaku mempunyai banyak teman perempuan. "Tapi dia (Sitok) ga tahu siapa itu (mahasiswi Bandung)," kata Ria.
Ria mengatakan, kliennya itu menyayangkan pemberitaan yang ada saat ini karena dinilai telah melebar dan menyudutkan dirinya. "Ini sudah menghakimi sebelum ada proses hukum," kata Ria mengutip Sitok.
Seperti diketahui, pekan lalu Sitok dilaporkan RW ke Mapolda Metro Jaya karena telah menghamilinya. Menghadapi proses hukum itu, Sitok pun sudah mundur dari Komunitas Salihara, komunitas seni tempat dia bekerja sebagai kurator.
Baca juga:
Sitok Srengenge sebut mahasiswi UI tutupi kehamilan
Menyetubuhi 5 kali, Sitok sebut RW duluan sandaran di bahu
Sitok Srengenge mengaku khilaf, tapi tidak memerkosa
Kisah seniman Lekra dipecat PKI karena selingkuh
Alumuni FIB UI kecam sikap Salihara atas Sitok Srengenge