LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Siswi SD korban pelecehan kepala sekolah di Jembrana diperiksa polisi

Siswi SD korban pelecehan kepala sekolah di Jembrana diperiksa polisi. Polisi memastikan pemeriksaan terhadap terlapor dilakukan setelah memeriksa para korban dan saksi. "Yang jelas pasti kami akan panggil terlapor dan minta keterangannya," imbuhnya.

2017-10-10 16:37:04
Pelecehan seksual
Advertisement

Pihak kepolisian hingga kini belum melakukan pemanggilan terhadap mantan Kepala Sekolah SDN 2 Yehembang Kangin berinisial IBP, Jembrana, Bali, terkait kasus dugaan pelecehan seksual terhadap ketiga muridnya. Pihak kepolisian sejauh ini masih menyelidiki dugaan pelecehan seksual tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi termasuk para korban.

"Kami saat ini masih meminta keterangan para korban dan saksi-saksi, termasuk pengumpulan bukti-bukti," kata Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai, Selasa (10/10).

Dia memastikan pemeriksaan terhadap terlapor dilakukan setelah memeriksa para korban dan saksi. "Yang jelas pasti kami akan panggil terlapor dan minta keterangannya," imbuhnya.

Menurut dia, pengakuan terlapor hingga berujung pencopotan jabatan sifatnya intern di dinas pendidikan. Dia menegaskan bakal melakukan pemeriksaan setelah meminta keterangan saksi dan korban.

"Kami hanya melakukan sesuai protap hukum. Jika terbukti bersalah dalam pemeriksaan langsung kami tetapkan sebagai tersangka," tegasnya.

Untuk diketahui kepala sekolah asal Kecamatan Mendoyo, Jembrana ini dilaporkan atas tindakan pelecehan terhadap tiga orang siswi kelas VI. Korban digagahi setiap jam piket pagi.

Tindakan itu diakui kepela sekolah ini dilakukan di ruang kerjanya saat korban menyapu ruang guru. Bahkan setiap jadwal piket ketiga korbannya ini, IBP selalu datang lebih pagi dari para guru lainnya.

Pun demikian di hadapan inspektorat dan dinas pendidikan serta para guru lainnya, Ia mengakui apa yang telah dituduhkan dan dilaporkan oleh ketiga siswinya. Termasuk mengakui tindakan itu dilakukan dibawah tekanan dan ancaman kelulusan.

Baca juga:
Akui lecehkan 3 siswinya, kepsek SD di Jembrana dicopot dari jabatannya
Kepala sekolah di Jembrana lecehkan 3 siswinya saat piket di sekolah

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.