LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sistem PPDB daring error, orang tua di Tangsel malah main sogok

Menurut orang tua calon siswa, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan sudah tidak malu menawarkan 'jasa' penempatan siswa.

2016-06-22 11:39:47
Pendaftaran sekolah online
Advertisement

Sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) atau penerimaan siswa baru di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) secara daring mengalami hambatan. Sebab saat akan diakses melalui situs www.ppdb.tangerangselatankota.go.id justru mengalami sistem error.

Akibatnya, para orang tua siswa panik dan malah memilih jalan pintas. Yaitu dengan menyetor sejumlah uang ke pihak Dinas Pendidikan serta sekolah, yang juga tanpa malu memintanya.

Adapun rata-rata fulus pelicin itu berkisar Rp 12 juta hingga Rp 20 juta, tergantung sekolah dituju. Widya, seorang ibu dari calon siswi di SMA 2 Kota Tangsel, menilai pendaftaran penerimaan siswa SMA Negeri di Tangsel bobrok.

"Awalnya bisa diinput, tapi pas mau dimasukin nilai kok error. Padahal setelah dicek antar SMA banyak yang double nama-namanya. Orang tua panik, akhirnya pada bayar semuanya. Ada juga yang marah-marah ke dinas. Pembayaran uang masuk ada yang lewat guru, ada yang lewat dinas," kata Widya, Rabu (22/6).

Menurut Widya, sebaiknya jika sistem belum siap jangan dipaksakan diberlakukan online. Sebab, jika keadaan seperti ini malah menimbulkan prasangka buruk. Sebab, dengan sistem seperti ini mudah sekali buat orang tua memeriksa.

"Didata saja itu NEM-nya sama audit, bakal kelihatan kok. Sekolah juga sudah tidak malu-malu sih nawarin untuk bayar. Coba saja cek SMA 7 dan SMA 2, banyak nama-nama yang double," ujar Widya.

Staf Pendidikan Menengah Bidang SMA Dinas Pendidikan Kota Tangsel, Burtam mengakui kerusakan server menyebabkan para pendaftar tak bisa mengisi kolom biodata, hingga gagal mengunduh formulir dalam situs PPDB daring.

"Sementara kita sarankan coba masuk ke sistem dengan membuat akun baru, tanpa menghapus akun yang lama," kata Burtam.

Solusi itu, sambung Burtam, meskipun tak menjamin dapat menghindari kesalahan sistem terulang kembali, setidaknya dapat menyegarkan server saat dicoba masuk dengan akun berbeda.

"Kami sarankan untuk mencoba dulu cara itu, sambil menunggu tim IT memperbaiki sistem tersebut," sambung Burtam.

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.