Sisca Dewi Akui Pernah Komunikasi dengan Kapolri Bahas Peretasan Akun Instagramnya
Sisca Dewi Akui Pernah Komunikasi dengan Kapolri Bahas Peretasan Akun Instagramnya. ‘Bapak ke depan jika terjadi sesuatu hal yang tidak wajar dalam diri saya, mohon yang pertama kali diperiksa istri pertama mas BS dan suami saya sendiri, mas BS’,”
Terdakwa kasus pencemaran nama baik dan pemerasan, Sisca Dewi mengaku pernah berkomunikasi dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian membahas beberapa hal termasuk peretasan akun Instagramnya. Pada sidang lanjutan atas kasus ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, JPU mengungkap Sisca pernah mengirim konsep atau template pesan yang akan dikirim ke Kapolri.
Sebelum pesan dikirim ke Kapolri, dia meminta pendapat temannya bernama Izul apakah kata-katanya telah tepat atau belum. Tangkapan layar (screenshot) percakapan itu ditampilkan dalam sidang saat majelis hakim mendengar keterangan dari ahli forensik digital.
Sisca Dewi membantah pesan yang akan dikirimkan ke Kapolri itu sebagai sebuah ancaman kepada Irjen BS yang disebut sebagai suami sirinya. Dia menceritakan komunikasi dengan Kapolri bermula setelah hubungannya dengan BS mulai merenggang.
"Sebenarnya itu bermula saat hubungan kami agak renggang, saat saya punya akun email dan Instagram. Kami sempat berselisih dan lost contact itu Januari, Februari, Maret, April. Mei, Mas BS masih sering pulang ke rumah di Blok M dan kita masih sering ketemu. Setelah itu lost contact kembali sampai sekarang, sampai akhirnya tiba-tiba ada laporan," jelasnya ditemui saat menuju mobil tahanan di PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Rabu (28/11) malam.
"Itu sih bukan ancaman. Saya rasa bukan ancaman. Saya waktu itu memang sempat ada komunikasi dengan Bapak Kapolri," lanjutnya.
Dalam komunikasi melalui WhatsApp itu, Sisca mengaku berdiskusi soal akun Instagramnya yang diretas BS. Sisca mengaku tahu akunnya diretas BS melalui percakapan BS dengan anaknya yang tersimpan di ponsel BS.
"Saya discuss (dengan Kapolri) akun saya diretas dan mas Bambang mengiyakan kalau dia retas, walau akhirnya enggak ngaku. Tapi dari handphone mas BS yang saya lihat percakapannya dengan putrinya yang bernama N itu ya benar sih karena N sempat ada komunikasi yang minta Instagram saya dihapuskan," terangnya.
Kepada Kapolri, Sisca juga mengaku menyampaikan teror yang dialaminya. Dia mengaku banyak mendapat teror.
"Saya kan banyak mengalami kejadian-kejadian, teror-teror gitu dan saya sampaikan. Saya sempat bilang pada Bapak Kapolri yang kurang lebih begini, 'Bapak ke depan jika terjadi sesuatu hal yang tidak wajar dalam diri saya, mohon yang pertama kali diperiksa istri pertama mas BS dan suami saya sendiri, mas BS'," pungkasnya.
Sisca Dewi dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh BS pada Agustus lalu setelah dia mengaku menikah secara siri dengan Bambang. Sisca mengaku menikah dengan Bambang pada Mei 2017 di Ancol, Jakarta Utara. Mereka juga sempat melakukan foto pranikah di Bali pada November 2016.
Baca juga:
JPU Ungkap Sisca Dewi Buat Pesan Ancaman ke Irjen Bambang, Mau Dikirim ke Kapolri
Transkrip Pesan Sisca Dewi ke Irjen Bambang Dibuka dalam Persidangan
Profil Sisca Dewi, Penyanyi Dangdut Berseteru dengan Jenderal Polisi
Perjalanan Kasus Pedangdut Sisca Dewi vs Irjen Bambang Hingga ke Meja Hijau
Diduga intervensi politis, Sisca Dewi lapor ke Komnas HAM