Sinabung tiga kali erupsi, abu selimuti Kota Berastagi
Sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 11.30 Wib, Sinabung sudah erupsi tiga kali. Angin yang bergerak ke Timur membawa debu vulkanik ke Kota Berastagi. Warga diimbau tetap menggunakan masker.
Erupsi disertai luncuran guguran awan panas kembali terjadi di Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Senin (7/8). Abu dari aktivitas vulkanik pun sempat menyelimuti Kota Berastagi.
"Sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 11.30 Wib, Sinabung sudah erupsi 3 kali," kata Muhammad Nurul Asrori, petugas Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung.
Erupsi tertinggi terjadi pada pukul 10.17 Wib. Tinggi erupsi mencapai 2.700 meter dengan jarak luncur awan panas guguran 2.500 meter ke arah Tenggara-Timur.
Angin yang bergerak ke Timur membawa debu vulkanik ke Kota Berastagi. "Tapi tidak terlalu tebal, masih dalam kategori tipis karena angin tidak begitu kencang," sebut Muhammad Nurul Asrori.
Meski debu tipis, masyarakat Kota Berastagi tetap diimbau untuk terus menggunakan masker dan pelindung mata saat beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diingatkan untuk terus menjauhi zona merah, karena erupsi dan luncuran awan panas dapat kapan saja terjadi.
Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Karo Natanail Perangin-angin mengatakan pihaknya masih melakukan pembagian masker kepada warga. "Kita juga sedang melaksanakan penyiraman," sebutnya.
Baca juga:
Sinabung kembali erupsi, warga Karo terkepung abu vulkanik
Luncuran awan panas guguran Sinabung hingga 4,5 Km, sekolah libur
Pascaerupsi hebat Gunung Sinabung, BPBD bersihkan debu vulkanik
Sinabung terus erupsi, luncuran awan panas hingga 4.500 meter