Sinabung terus erupsi, luncuran awan panas hingga 4.500 meter
Hari ini, Jumat (4/8), terjadi dua kali erupsi. Erupsi disertai luncuran awan panas guguran hingga 4.500 meter. Pengamatan petugas terganggu kabut yang menutupi kawasan itu.
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara terus menunjukan aktivitas tinggi. Hari ini, Jumat (4/8), terjadi dua kali erupsi. Erupsi disertai luncuran awan panas guguran hingga 4.500 meter.
"Erupsi pertama pada pukul 11.22 WIB, erupsi kedua pada pukul 15.13 WIB," kata Armen Putra, Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung.
Erupsi pertama disertai gempa selama 332 detik. Juga ada luncuran awan panas guguran yang jaraknya mencapai 4.500 meter.
Tinggi kolom abu vulkanik saat erupsi tidak diketahui. Pengamatan petugas terganggu kabut yang menutupi kawasan itu. "Embusan angin mengarah ke Tenggara-Timur," jelas Armen.
Erupsi kedua terjadi pada pukul 15.13 WIB. Tinggi kolom abu vulkanik juga tidak terpantau karena kondisi cuaca.
"Visual masih tertutup kabut, angin sedang ke arah Timur-Tenggara. Sementata lama gempa 286 detik," papar Armen.
Karena aktivitas Gunung Sinabung masih sangat tinggi, masyarakat sekitar maupun pendatang terus diingatkan untuk selalu waspada dan menjauhi zona merah. "Erupsi bisa terjadi kapan saja," ucap Armen.
Baca juga:
Sinabung kembali erupsi, warga Karo terkepung abu vulkanik
BPBD Karo kecolongan, turis naik ke puncak Sinabung saat erupsi
Pascaerupsi hebat Gunung Sinabung, BPBD bersihkan debu vulkanik
BPBD Karo usul penutupan seluruh posko pengungsi Sinabung
Luncuran awan panas guguran Sinabung hingga 4,5 Km, sekolah libur