LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Simulasi, pesawat terbakar & penumpang luka-luka di Bandara Husein Sastranegara

Simulasi menyajikan kedua penumpang yang bukan masuk kategori prioritas itu bersikeras masuk bus karena alasan posisi pesawat jauh. Karena dilarang, dua penumpang ini melakukan tindakan kekerasan dengan memukul sopir bus dan mengambil alih kendaraan.

2017-11-17 01:32:00
Bandung
Advertisement

Kendaraan khusus penumpang (Bus Passenger Priority) menabrak pesawat komersil di Husein Sastranegara Bandung, Kamis (16/11). Dua orang penumpang bus terluka akibat insiden tersebut.‎ Tegang!.

Pesawat Boeing 737.800 Camar Air yang terlibat insiden mengalami kerusakan di bagian engine sebelah kanan. Sementara bus hangus terbakar.

Kronologis peristiwa itu terjadi pukul 08.45 WIB berawal dari dua orang penumpang memaksa ikut bus prioritas yang hendak menuju pesawat untuk terbang menuju Semarang.

Kedua penumpang yang bukan masuk kategori prioritas itu bersikeras masuk bus karena alasan posisi pesawat jauh. Karena dilarang, dua penumpang ini melakukan tindakan kekerasan dengan memukul sopir bus dan mengambil alih kendaraan.

Bus yang sudah dibajak itu pun melaju dengan kecepatan tinggi, hingga akhirnya menabrak pesawat Camar Air yang masih terparkir di landasan.

Petugas keamanan dari Aviation Security (AVSEC) langsung bergerak bersama pemadam kebakaran. Penanganan pertama menyelamatkan para penumpang yang sudah lebih dulu berada dalam pesawat.

Semua penumpang berhasil diselamatkan, api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa. Peristiwa yang terjadi merupakan skenario dalam simulasi keadaan darurat atau Airport Emergency Exercise yang digelar PT Angkasa Pura II bekerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara.

Advertisement

Kegiatan ini dihadiri langsung Eksekutif General Manager PT Angkasa Pura II, Eko Prihadi dan Danlanud Husein Sastranegara Kolonel Penerbang Imam Handojo.

Menurut Dirut Angkasa Pura II, Director of Engineering dan Operation Djoko Murjatmodjo menyebut acara simulasi dibuat untuk menguji SOP (standar operasional prosedur).

"Karena, kalau keadaan darurat selalu ada SOP nya agar bisa diketahui sudah benar atau harus diuji. Unit terkait harus cepat tanggap dan dengan cepat mampu mengatasi segala suasana," katanya.

Dalam simulasi ini pihaknya mengukur ketepatan dan kecepatan mobil ambulance, pemadaman api dan kinerja personel yang bertugas.

"Setiap dua tahun sekali kami mengadakan latihan lengkap nanti ada evaluasi dalam forum komite keselamatan bandar udara," katanya.

Djoko mengatakan, dalam simulasi tersebut dilibatkan semua stakeholders terkait. Di antaranya, TNI AU, Airlines asing, Airlines domestik, rumah sakit dan lainnya. SOP sendiri, semua dibuat mengacu standar internasional.

"Kalau tak latihan nanti kami kan tak akan tahu personel familiar dengan SOP nya atau enggak," katanya.

Menurut Djoko, di bandara udara sendiri pihaknya selalu menyiagakan keamanan 24 jam. Untuk early warning, pihaknya pun sudah memiliki prosedur kalau ada penumpang yang bertingkah aneh maka akan diamankan.

"Kami pun mendorong semua bandara untuk membuat MoU dengan rumah sakit di sekitar bandara semaksimal mungkin untuk mencegah kerugian," imbuhnya.

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.