Simulasi Penanganan Pemilu di Makassar Diwarnai Kericuhan
Polrestabes Makassar menyiagakan empat ribu personel untuk, mengamankan jalannya Pemilu 17 April mendatang. Selain itu juga dibantu dua kompi prajurit TNI.
Polrestabes Makassar menyiagakan empat ribu personel untuk, mengamankan jalannya Pemilu 17 April mendatang. Selain itu juga dibantu dua kompi prajurit TNI.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Polisi Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, untuk memastikan kesiapan personel dalam menyambut tugas pengamanan Pilpres, digelar latihan atau simulasi kerja sama dengan Kodim 1408/BS di di lapangan trans studio, Makassar, Sabtu (23/3).
Latihan untuk melihat kesiapan personel khususnya sinergi antara Polri dan TNI agar kompak, sesuai prosedur guna mencapai pelaksanaan Pemilu yang aman, tertib, damai dan sejuk.
"Yang dilatihkan tadi itu mulai saat situasi damai hingga membahayakan, seperti keributan tanda protes kelompok tertentu terhadap proses pencoblosan hingga penghitungan suara yang dinilai ada kecurangan. Digambarkan bagaimana personel Polri dan TNI mengamankan dan menangani massa," kata Wahyu Dwi Aribowo.
Dandim 1408/BS, Kolonel Andrianto yakin personel dari dua satuan ini memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga apabila terjadi kejadian genting, dapat diantisipasi dengan baik.
"Sementara ini kita siapkan dua kompi personel BKO sesuai permintaan Polrestabes. Jika ada kekurangan, kita siap dukung personil tambahan dan material siap gerak," kata Kolonel Andrianto.
Baca juga:
Jelang Pencoblosan, PPP Jaga Basis Suara di Luar Negeri
Upaya Mengurai Karut Marut DPT
Berkenalan Dengan Dua Caleg Anti Mainstream Asal Palembang, Gondrong dan Bertato
Tommy Soeharto Ingin Kembalikan Kejayaan Pertanian dan Peternakan
Mahfud MD: Kalau KPU Tidak Netral Itu Jadi Sumber Bencana