LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Silaturahmi dengan mantan wagub Jateng, Pak Dirman dapat nasihat dan doa

Bakal calon gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said melakukan kunjungan silaturahmi kepada mantan wakil gubernur Jawa Tengah era Gubernur Mardiyanto, KH Achmad, di kediamannya di Semarang, Kamis (25/1).

2018-01-25 15:06:00
Sudirman Said
Advertisement

Bakal calon gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said melakukan kunjungan silaturahmi kepada mantan wakil gubernur Jawa Tengah era Gubernur Mardiyanto, KH Achmad, di kediamannya di Semarang, Kamis (25/1). Dalam kesempatan itu Pak Dirman banyak menerima nasihat dan masukan dari KH Achmad, yang juga Ketua Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jateng itu.

Pak Dirman merasa senang bisa silaturahmi dengan salah satu tokoh senior Jateng yang kaya pengalaman dan penuh kebijaksanaan seperti KH Achmad. Selain pernah menjabat sebagai Wagub Jateng, KH Acmad juga pernah menjabat sebagai Bupati Magelang dan pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Jateng.

"Alhamdulillah, hari ini bisa silaturahmi dengan salah satu tokoh senior di Jateng. Selain berpengalaman di birokrasi, beliau juga banyak pengalaman di organisasi kemasyarakatan. Komplit pengalamannya, dan ini sangat berguna buat saya," kata Pak Dirman.

Advertisement

Pak Dirman banyak mendapat nasihat penting dari KH Achmad, yang juga salah satu pendiri Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto ini. Di antara pesannya adalah agar Pak Dirman selalu memerhatikan orang kecil. Jangan abaikan masyarakat bawah.

"Kalau istilah Jawanya harus ngewongke orang lain, termasuk masyarakat kecil," terang Pak Dirman.

Salah satu yang dicontohkan KH Achamd adalah membuka pintu untuk mendengarkan keluhan masyarakat bawah.

Advertisement

"Dulu zaman saya kalau Lebaran ada open house (halal bil halal) dengan warga masyarakat. Masyarakat dari berbagai kabupaten/kota dating ke Semarang menggunakan bis hanya untuk bersalaman dengan gubernur. Tapi sekarang itu tidak ada lagi," kenang KH Ahmad.

"Mudah-mudahan kalau nanti Pak Dirman terpilih yang seperti ini diperhatikan," imbuh dia.

Pesan lainnya adalah agar Pak Dirman menjalin silaturahmi dengan sebanyak mungkin golongan masyarakat. Dengan silaturahmi orang yang tadinya tidak kenal menjadi kenal, yang sudah kenal menjadi lebih akrab, dan yang tadinya tidak suka bisa berubah menjadi suka.

KH Achmad sendiri mengaku mengikuti kiprah Pak Dirman sejak lama. Dia menyatakan kagum dengan langkah-langkah yang diambil Pak Dirman saat memegang kekuasaan. Dia sepakat dengan pendapat Pak Dirman, bahwa ketika berada di ketinggian atau berkuasa, orang gampang sekali melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Karena kekuasaan, anggaran, dan birokrasi disediakan.

"Kalau tidak ada kepenitngan pribadi atau golongan, pemimpin itu gampang sekali kalua ingin melakukan perubahan. Yang sering menghalagi pemimpin melakukan perubahan adalah kepentingan pribadi dan golongannya," tegas Pak Dirman.

Terkait dengan niat Pak Dirman mencalonkan diri sebagai gubernur Jateng, KH Achmad bersama keluarga besar ikut mendoakan agar apa yang menjadi keinginan Pak Dirman bisa terkabul. Dan sebelum pertemuan silaturahmi berakhir, KH Achamd bersama keluarga, anak dan istri, dan hadirin yang ikut dalam pertemuan tersebut menengadahkan kedua tangan mendoakan Pak Dirman.

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.