Sidang praperadilan Setnov, massa AMPG dan SOKSI banjiri PN Jaksel
Sidang praperadilan Setnov, massa AMPG dan SOKSI banjiri PN Jaksel. Sidang itu digelar di ruang sidang utama yakni Prof Oemar Seno Adji. Namun, sidang yang dijadwalkan pukul 09.00 WIB, hingga kini belum juga dimulai.
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, hari ini menggelar sidang perdana praperadilan ketua DPR Setya Novanto atas status tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP ditetapkan oleh KPK. Sidang itu rencananya bakal dipimpin hakim Cepi Iskandar.
Sidang itu digelar di ruang sidang utama yakni Prof Oemar Seno Adji. Namun, sidang yang dijadwalkan pukul 09.00 WIB, hingga kini belum juga dimulai.
Sementara dari pantauan merdeka.com, puluhan massa pendukung Setya Novanto (Setnov) telah membanjiri sepanjang Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, lokasi PN Jaksel. Massa tersebut dari Angkatan Mudah Partai Golkar (AMPG) dan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI).
Massa yang didominasi baju warna kuning ini tidak diperbolehkan masuk ke dalam area PN Jaksel. Massa juga mengaku hanya ingin melakukan aksi simpatiknya di depan PN Jaksel.
"Kita hadir hanya untuk mendukung dan simpatik kepada pak Setya Novanto. Kita cuma mau di luar, ya takut terjadi apa-apa, jadi kita akan jaga di sini," ujar Ketua Harian AMPG Mustafa M Radja, di lokasi, Selasa (12/9).
Menurutnya, kedatangan massa hanya sebatas mendukung Setnov. Dan bukan untuk mengintervensi hakim.
"Nggaklah, kita ikuti aturan hukum saja. Kita cuma ingin mendukung pak Setya Novanto saja. Andaikan ada massa dari kontra, kita sudah minta pak polisi untuk mengamankan kita, jangan sampai terjadi yang tidak diinginkan," pungkasnya.
Dalam aksi ini, jalan Ampera Raya tampak terlihat ramai lancar. Petugas dari kepolisian pun hanya beberapa orang saja yang mengatur lalu lintas.
Baca juga:
Dua kali Setya Novanto tiba-tiba sakit saat akan diperiksa KPK
Wapres minta DPR tegas putuskan nasib Setnov usai jadi tersangka korupsi
Idrus Marham antar surat dokter Setya Novanto ke KPK
Serangan ketua GMPG usai dipecat Setya Novanto
Dana parpol naik, Setya Novanto minta pemerintah percaya
Sudah lakukan penyelidikan, KY belum bisa sanksi Ketua MA usai bertemu Setnov
GMPG sebut ada konspirasi politik dan ekonomi dalam praperadilan Setnov