LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sidang perdana, Jaksa ungkap sejarah terbentuknya JAD hadirkan Zainal Anshori

Awal mula pembentukan JAD pada tahun 2014. Saat itu, utusan Islamic State Iraq Suriah (ISIS) di Indonesia, Aman Abdurrahman, memanggil pengikutnya bernama Marwan alias Abu Musa dan Zainal Anshori.

2018-07-24 12:46:56
Jemaah Ansharut Daulah
Advertisement

Sidang perdana pembubaran organisasi Jemaah Ansharut Daulah (JAD) digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Pimpinan utama JAD, Zainal Anshori, yang merupakan terdakwa dihadirkan dalam persidangan ini.

"Berdasarkan pasal 85 KUHP, tanggal 10 Juli 2018 tentang perujukan PN Jakarta Selatan untuk memutus pidana atas nama korporasi JAD. Maka PN Jakarta Selatan berwewenang mengadili hal tersebut dalam tindak pidana terorisme yang dilakukan korporasi," ujar Jaksa Heri Jerman di ruang sidang PN Jakarta Selatan, Selasa (24/7).

Heri menceritakan, awal mula pembentukan JAD ada pada tahun 2014. Pada saat itu, utusan Islamic State Iraq Suriah (ISIS) di Indonesia, Aman Abdurrahman, memanggil pengikutnya bernama Marwan alias Abu Musa dan Zainal Anshori.

Advertisement

"Saat itu Aman menyampaikan beberapa hal, seperti Khilafah Islamiyah yang berbaiat pada pimpinan (ISIS) Abu Bakar Al Baghdadi," tutur Heri.

Usai pertemuan tersebut, lanjut Heri, Aman Abdurrahman menilai penting dibentuknya sebuah wadah untuk menggalang kekuatan bersama jemaah di Indonesia, sebagai pendukung Khilafah Islamiyah.

"Ia pun menunjuk Marwan alias Abu Musa dan Zainal Anshori untuk hal tersebut. Wadah itu diberi nama JAD. Tujuannya untuk menampung banyak khilafah yang menyebar di Indonesia. Hal itu untuk mendukung daulah Islamiyah di Suriah dengan melaksanakan dakwah dengan hijrah dan jihad,” jelas dia.

Advertisement

Menurut informasi dipaparkan dalam dakwaan jaksa, JAD dibentuk di Malang pada 2014. Struktur organisasi dibentuk dengan menetapkan segenap perwakilan di tiap wilayah di Indonesia. Mereka juga menunjuk amir atau perwakilan di setiap wilayahnya melakukan pertemuan.

Baca juga:
Pelaku penyerangan di Mapolres Indramayu adalah anggota JAD
Kapolri sebut terduga teroris di Yogyakarta jaringan JAK
Diduga terlibat jaringan JAD, seorang warga Lampung Selatan ditangkap Densus 88
Terduga teroris di Pamanukan berencana melancarkan teror saat Pilkada Serentak
Terduga teroris di Pamanukan merupakan anggota jaringan JAD
Melawan saat ditangkap, terduga teroris di Pamanukan ditembak mati Densus 88
Terduga teroris bawa ransel isi bom diamankan di Pamanukan

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.