LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sidak Distributor Masker, Kabareskrim Pastikan Stok Aman

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Irjen Listyo Sigit Prabowo melakukan inspeksi mendadak ke salah satu distributor masker. Kabareskrim Irjen Listyo menuturkan, ketersediaan stok masker di distributor cukup.

2020-03-05 18:43:16
Corona di Indonesia
Advertisement

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Irjen Listyo Sigit Prabowo melakukan inspeksi mendadak ke salah satu distributor masker di ruko Jalan Pancoran IV, Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat, Kamis (5/3). Dia ditemani Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Iwan Kurniawan.

Pantauan di lapangan, yang pertama didatangi adalah ruko berlantai dua yang ditutup dua pintu kayu usang. Dari kejauhan terlihat tumpukan kardus cokelat menyesaki ruangan. Kehadiran petinggi Polri ini disambut pria berambut klimis. Ketiganya pun berbincang-bincang.

Setelah itu, Kabareskrim mendatangi ruko yang berada di depannya. Polisi menemui pria putih berbadan gempal. Satu kardus besar menjadi pembatas jarak.

Advertisement

Kardus itu berisikan masker bermerek Sensi mask. Pria berbadan gempal. Dia mengatakan, harga jual masker mengalami kenaikan paska-merebaknya virus Corona.

"Sebelumnya ada isu virus Corona satu kardus Rp30.000. Sekarang Rp100.000," ujar dia.

Pihak kepolisian hanya mengingatkan agar distributor tidak melakukan praktik nakal. "Jangan ada penumpukan ya pak," kata Listyo.

Advertisement

"Tidak," pemilik ruko menimpali.

Kabareskrim Irjen Listyo menuturkan, ketersediaan stok masker di distributor cukup. Masker sempat mengalami kelangkaan sejak muncul dua kasus positif Virus Corona di Indonesia. Harga masker juga mengalami kenaikan drastis. Apalagi permintaan masyarakat tinggi.

"Memang sempat terjadi panic buying di hari pertama sehingga pembeli naik beberapa kali lipat. Kemudian di hari berikutnya masyarakat sudah mulai menurun," ucap dia.

Karena itu, Listyo mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir. "Tidak perlu membeli yang berlebihan karena nanti akan menyulitkan diri kita sendiri," tandas dia.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Jual Masker Rp300 Ribu Per Kotak, Dirut Pasar Jaya Akui Harga Beli Sudah Tinggi
RNI Tunggu Bahan Baku dari Prancis untuk Produksi Satu Juta Masker
Dosen Unej Sebut Masker Biasa Bisa Turunkan Risiko Penularan Korona
Polisi Koordinasi dengan Kejaksaan Terkait Penjualan Masker Hasil Sitaan
Penjelasan Risma Soal Stok Masker yang Ada di Seluruh Kelurahan
Supplier Ilegal Diringkus, 24.600 Masker Disita

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.