LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Siang Ini, Ribuan Orang Menuntut KPK Harus Dipimpin Orang Bersih

Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo Harahap mengatakan, ribuan orang yang peduli terhadap nasib masa depan pemberantasan korupsi akan datang ke KPK Pukul 13.30 WIB. Tujuannya, untuk menyatakan bahwa KPK harus dipimpin orang bersih.

2019-08-30 07:41:18
KPK
Advertisement

10 Calon Pimpinan KPK hasil seleksi Pansel akan dikirim ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2 September 2019. Seiring dengan proses itu, ribuan orang akan mendatangi gedung KPK, Jumat (30/8).

Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo Harahap mengatakan, ribuan orang yang peduli terhadap nasib masa depan pemberantasan korupsi akan datang ke KPK Pukul 13.30 WIB. Tujuannya, untuk menyatakan bahwa KPK harus dipimpin orang bersih.

"Tokoh-tokoh nasional, akademisi, aktivis antikorupsi, seniman, gerakan mahasiswa, serikat buruh, mantan pimpinan lama KPK dan rakyat datang untuk menjaga KPK dan asa pemberantasan korupsi. Berjuang bersama, bersama berjuang," kata Yudi.

Advertisement

Yudi berharap, Presiden Jokowi sebagai pemegang keputusan tertinggi arahnya pemberantasan korupsi di negeri ini mau mendengarkan suara-suara tokoh-tokoh nasional dan masyarakat termasuk yang menyampaikan suara di depan KPK hari ini.

"Sebab KPK hadir untuk menjamin keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, sebagaimana termaktub pada sila ke 2 dan 5 dalam Pancasila," katanya.

KPK, lanjut Yudi, harus menegakkan keadilan setegak-tegaknya di bumi Indonesia. KPK Independen tidak dibentuk untuk mengamankan kelompok tertentu dan mencelakai kelompok lainnya.

Advertisement

"Sejarah mencatat bagaimana selama ini KPK telah diserang tidak hanya dari luar, namun juga dari dalam. Upaya perubahan legislasi untuk mengebiri kewenangan KPK, sampai dengan kriminalisasi, penyerangan dan intimidasi terhadap pegawai KPK," tandasnya.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com

Jangan Lewatkan:

Ikuti Polling Siapa Layak Pimpin KPK? Klik disini

Baca juga:
Ada Capim Ogah Usut Korupsi di Polri dan Kejaksaan, KPK Ingatkan Supervisi Hukum
Senin Pekan Depan, Pansel Kirim 10 Nama Capim KPK ke Presiden Jokowi
Pansel Tak Bisa Penuhi Undangan KPK buat 'Kuliti' Rekam Jejak Capim
Disebut Capim KPK Intervensi Kasus Korupsi Kader, Ini Penjelasan NasDem
Dilaporkan ke Polisi, Koordinator ICW Duga Terkait Pengawasan Seleksi Capim KPK

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.