Setnov dan Ratusan Napi Sukamiskin Jalani Tes Swab Covid-19
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Lapas Sukamiskin Bandung, Yunus Ananto menjelaskan, hasil tes acak beberapa hari sebelumnya terdapat enam orang yang terkonfirmasi positif. Semuanya sudah mendapat penanganan kesehatan.
Sejumlah terpidana kasus korupsi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin bersama narapidana kasus lain menjalani tes Covid-19. Pengetesan ini untuk mengantisipasi sekaligus tindak lanjut temuan sejumlah warga binaan yang terkonfirmasi positif berdasarkan tes acak sebelumnya.
Dari pantauan, beberapa mantan pejabat publik serta tokoh politik tampak ikut mengantre untuk dites. Mereka di antaranya, Setya Novanto, mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada, mantan Dirut Garuda Emir Satar dan mantan Wali Kota Manado Jefferson Rumajar.
Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar Imam Suyudi mengungkapkan sebelumnya diadakan tes acak dan mendapat konfirmasi bahwa ada satu orang warga binaan yang terkonfirmasi positif.
"Sebagai langkah lanjutannya, kami menggelar swab tes untuk para warga binaan," ucap Imam.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Lapas Sukamiskin Bandung, Yunus Ananto menjelaskan, hasil tes acak beberapa hari sebelumnya terdapat enam orang yang terkonfirmasi positif. Semuanya sudah mendapat penanganan kesehatan.
"Kemarin tes secara acak dan terdapat enam yang positif. Satu orang di isolasi di rumah sakit dan yang lima isolasi mandiri di dalam," ujar Yunus.
Tindak lanjut dari temuan ini, total ada 458 orang yang mengikuti swab tes.Dari jumlah itu, 358 orang di antaranya adalah warga binaan. Sisanya petugas yang bekerja di lingkungan Lapas Sukamiskin.
Ia mengklaim, kebijakan tes ini tidak mendapat tentangan. Semua narapidana mendukung langkah yang dibuat oleh petugas Lapas Sukamiskin. Ia berharap tidak ada yang terkonfirmasi positif. Namun, jika ada, semua langkah penanganan sudah disiapkan.
"Tadi pelaksanaannya lancar. Hasilnya mungkin Senin pekan depan sudah ada," tuturnya.
(mdk/rhm)