LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Setelah larang Taksi Uber, bagaimana sikap Ridwan Kamil soal GO-Jek?

Emil menyebut dirinya akan memerintahkan Dishub Kota Bandung untuk merangkul ojek pangkalan.

2015-09-07 20:58:32
GO-Jek
Advertisement

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memastikan, Taksi Uber tidak boleh beroperasi. Pelarangan transportasi berbasis online itu sudah melalui pertimbangan banyak hal. Lantas bagaimana dengan status GO-Jek yang juga mengundang penolakan dari ojek konvensional?

"Itu (masalah ojek) tidak ada referensinya. Itu PR untuk pemerintah pusat. Ojek yang non GO-Jek pun 'kan tidak ada payung hukumnya," kata pria yang akrab disapa Emil, di Pendopo Kota Bandung, Senin (7/9). Untuk diketahui ojeg konvensional dan Go-Jek saat ini beroperasi dengan nopol hitam.

Emil menyebut dirinya akan memerintahkan Dishub Kota Bandung untuk merangkul ojek pangkalan dan GO-Jek duduk bersama dan bermusyawarah.

Sebab tidak ada salahnya jika kemudian hari ojek pangkalan meniru cara yang dilakukan oleh GO-Jek dalam menjaring penumpang.

"Atau dengan kata lain ojek pangkalan pun memanfaatkan kemajuan teknologi.
Saya punya kepentingan ojek pangkalan juga harus makmur," ujarnya.

Baca juga:
Taksi Uber dilarang beroperasi di Bandung
Buka usaha di Bandung yang belum registrasi pajak, siap-siap disegel
Target wajib pajak di Bandung Rp 1,6 T, September baru Rp 859 M
Reaksi Aher dan Ridwan Kamil proyek kereta api cepat ditolak Jokowi
Kadis Jabar soal kereta cepat: Kalau belum waktunya, mau kapan lagi?

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.