Setelah ditetapkan, pasangan calon kepala daerah akan dikawal polisi
"Tanggal 26 Agustus dilaksanakan gelar pasukan dan 27 Agustus mulai kampanye," kat Unggung Cahyono.
Polri menyatakan kesiapan melakukan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2015. Sebanyak 135.672 personel kepolisian diterjunkan serta 3.500 personel untuk back up.
"Tanggal 25 Agustus, dilaksanakan deklarasi kesepakatan damai. Siap dipilih dan tidak dipilih," kata Asops Kapolri Irjen Pol Unggung Cahyono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (13/8).
Menurutnya, deklarasi kesepakatan damai tersebut berlangsung satu hari setelah penetapan pasang calon. Aparat kepolisian mulai melakukan pengamanan sejak penetapan pasang calon tersebut.
"Jadi mulai pelaksanaan 24 Agustus dan itu disampaikan ditetapkan pasangan calon langsung dilakukan pengamanan. Tanggal 26 Agustus dilaksanakan gelar pasukan dan 27 Agustus mulai kampanye," terang dia.
Lebih jauh, dia mengungkapkan simulasi pengamanan pilkada yang telah digelar di lapangan Ditlantas Mapolda Metro Jaya untuk mengecek kesiapan personelnya. Hal itu juga untuk menjaga agar segala kemungkinan di lapangan bisa diprediksi di awal.
"Simulasi untuk memperjelas para Kapolres nanti apa dan berbuat apa di lapangan," pungkasnya.
Baca juga:
Mendagri sebut bukan salah KPU Pilkada di 4 daerah ditunda
Amankan pilkada serentak, polisi di daerah diminta bekerja maksimal
Aksi watercanon halau massa dalam pengamanan Pilkada Serentak
Kapolda & Kapolres se-Indonesia nonton simulasi pengamanan pilkada
Cegah ricuh, kapolri minta seluruh kapolres gelar simulasi pilkada
Polri gelar simulasi pilkada di Polda Metro Jaya
Airin janji gandeng KPK cegah birokrasi korup di Tangsel