Setahun kasus air keras Novel, Polri klaim sudah periksa 80 saksi
"Menunjukkan kerja keras yang sangat signifikan sampai hari ini ya, lebih dari 80 saksi sudah kita periksa," ujar Iqbal kepada wartawan di Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (11/4).
Tepat satu tahun kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan bergulir. Setahun berjalan, banyak pihak yang menyoroti kinerja Polri lantaran belum ada satu pun tersangka atas kasus tersebut.
Meski begitu, Polri kukuh sudah bekerja semaksimal mungkin dalam pengusutan kasus tersebut.
Karopenmas Mabes Polri Brigjen Mohammad Iqbal klaim sudah 80 orang diperiksa sebagai saksi kasus Novel.
"Menunjukkan kerja keras yang sangat signifikan sampai hari ini ya, lebih dari 80 saksi sudah kita periksa," ujar Iqbal kepada wartawan di Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (11/4).
Dari puluhan saksi tersebut, Iqbal mengatakan penyidik sudah mendapatkan petunjuk serta keterangan yang cukup signifikan. "Beberapa petunjuk sudah kita dapati, keterangan-keterangan yang cukup signifikan sudah juga kita dapat, tim bergerak maju ke depan progress gitu kan sketsa wajah sudah kita sebar, upaya lain hotline sudah kita bentuk, berbagai informasi-informasi dari masyarakat sudah ada kita sudah jemput bola untuk informasi itu, ada yang korelasinya tapi juga ada yang tidak ada korelasinya," bebernya.
Selain itu, penyidik Polri juga sudah meminta kepada KPK menurunkan tim yang ditunjuk untuk berkoordinasi memberikan informasi.
"Kita tetap melakukan penyelidikan, upaya yang sangat keras untuk pengungkapan kasus ini. Juga dibantu oleh tim KPK yang memberikan info, artinya PMJ (Polda Metro Jaya) dari langkah awal kalau ada titik 0 kita sudah melangkah hampir titik 100 lebih utk ungkap penyerangan terhadap saudara NB," tuturnya.
Lebih jauh, Iqbal mengatakan tingkat kesulitan pengungkapan kasus berbeda-beda. "Tidak bisa dipukul rata dong. Ada yang di Jaktim cepat terungkap, tapi banyak juga yang lama, kayak (kasus) Akseyna. Bahkan di Paris International, Malaysia Airlines belum terungkap, memang tingkat kesulitannya berbeda-beda, tapi yang harus dicatat bahwa kepolisian dalam hal ini PMJ bergerak sangat maju kedepan ," tuturnya.
"Enggak ada kesulitan, tinggal bagaimana kita menemukan pelaku," tandasnya.
Baca juga:
Kasus penyerangan Novel genap setahun, Wapres JK desak polisi cepat tangkap pelaku
Kakak Novel Baswedan: Jika Polri berani pasti perkara ini sudah tuntas
Cerita Novel ke istri ada 'orang besar' di balik kasus penyiraman air keras
Besok satu tahun Novel diserang, ini kata polisi
H-1 setahun penyerangan Novel Baswedan, Jokowi belum juga bentuk TGPF