Seskab tegaskan rencana pengeboman Istana bukan pengalihan isu Ahok
Seskab tegaskan rencana pengeboman Istana bukan pengalihan isu Ahok. Sekretaris Pramono Anung menegaskan, pemerintah percaya dengan laporan Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian bahwa bom itu rencananya diledakkan ke Istana. Menurut dia, itu Bukan bagian dari pengalihan isu kasus Ahok.
Terungkapnya rencana pengeboman di depan Istana Merdeka saat pergantian jaga Istana pada Minggu, 11 Desember 2016 menuai spekulasi. Ada pihak yang menduga, rencana aksi itu bagian dari pengalihan isu kasus penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Sekretaris Pramono Anung menegaskan, pemerintah percaya dengan laporan Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian bahwa bom itu rencananya diledakkan ke Istana. Menurut dia, itu Bukan bagian dari pengalihan isu kasus Ahok.
"Ya, ancaman itu benar ke Istana. Kami percaya sepenuhnya dengan apa yang disampaikan Kapolri. Tentunya data yang dimiliki Polri sungguh-sungguh, tidak main-main," tegas Pramono di Kantornya, Jakarta, Selasa (13/12).
Pramono mengingatkan, sejumlah pihak tidak menggiring aksi-aksi teror ke persoalan pengalihan isu. Sebab, menurut dia, kinerja Polri menangkap indikasi teror perlu didukung oleh seluruh masyarakat.
Tak hanya itu, Polri memang pihak yang bertanggung jawab atas keamanan negara. Jika aksi bom itu tidak dicegah, maka yang akan disalahkan terlebih dahulu adalah Polri bukan masyarakat.
"Biasanya kalau katakan lah, terjadi ledakan, orang yang disalahkan pertama kali kan Kapolri. Kalau berhasil dicegah, ada sebagian masyarakat yang berprasangka. Menurut saya yang seperti ini harus dihilangkan bersama," kata Pramono.
"Berilah kepercayaan pada Polri dan TNI supaya mereka bisa bekerja secara sungguh-sungguh. Kita juga berkeinginan agar Indonesia aman dalam menghadapi teror dan radikalisme ini," tambah dia.
Diberitakan sebelumnya, Datasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap empat tersangka teroris yang diduga mau meledakkan bom di depan Istana Merdeka. Empat terduga teroris itu ditangkap di Bekasi dan Karanganyar, Jawa Tengah.
Baca juga:
Polisi sebut teroris Bekasi terkait jaringan terorisme 6 negara
Tembok sampai jebol akibat bom rice cooker di Bekasi diledakkan
Olah TKP bom 'rice cooker' selesai, polisi ditarik dari lokasi
Densus 88 kembali geledah kantor Nur Solihin
Temuan Densus tangkap 7 terduga teroris, rice cooker sampai peluru
Polri ingatkan pentingnya peran warga berantas terorisme
Kapolri sebut wanita calon 'pengantin' istri terduga teroris Solihin