Seskab: Pengangkatan Firmanzah tak tambah beban anggaran
"Sebenarnya tidak menambah karena kan Pak Denny telah diangkat sebagai wakil menteri," ujar Dipo.
Pengangkatan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Firmanzah sebagai staf khusus presiden bidang ekonomi tidak akan menambah beban anggaran negara untuk pos staf khusus presiden. Hal ini karena pengangkatan Firmanzah tidak menambah jumlah staf khusus presiden.
"Sebenarnya tidak menambah karena kan Pak Denny (Denny Indrayana, mantan Staf Khusus Presiden bidang Hukum -red) telah diangkat sebagai wakil menteri. Jadi, Presiden tidak menambah," kata Sekretaris Kabinet Dipo Alam di sela-sela Pertemuan Puncak G-20, Los Cabos, Meksiko, Selasa (19/6), seperti dikutip situs resmi Setkab.
Dipo menjelaskan, keberadaan staf khusus diperlukan karena staf khusus melekat kepada presiden, berbeda dengan sejumlah lembaga ekonomi yang lain.
“Staf khusus bidang ekonomi, terutama membantu presiden melihat permasalahan ekonomi yang terjadi di dunia setiap harinya,” terang Dipo.
Seperti diketahui, Firmanzah telah ditunjuk sebagai staf khusus presiden bidang ekonomi. "Saya belum melihatnya (Keppres). Tapi sejak seminggu yang lalu sudah gabung dan terlibat penyiapan materi ceramah Bapak Presiden di G-20," kata Staf Khusus Presiden Bidang Publikasi Brigjen TNI Ahmad Yani Basuki kepada merdeka.com, Jumat (15/6).(mdk/ren)