LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Serunya festival tonton seni adu domba di stadion baru Purwakarta

Dalam acara dihadiri Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, sedikitnya 500 peserta mengikuti rangkaian festival ini. Di antaranya ketangkasan domba, kecantikan, dan ternak sapi unggul.

2017-01-21 17:04:04
Dedi Mulyadi
Advertisement

Pemkab Purwakarta menggelar festival ternak unggul dan adu ketangkasan domba di Stadion Kidang Pananjung Cikubang Desa Pusaka Mulya, Kecamatan Kiara Pedes, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (21/1). Kegiatan ini sekaligus pembukaan tahap awal pembangunan lokasi khusus adu ketangkasan hewan tersebut.

Dalam acara dihadiri Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, sedikitnya 500 peserta mengikuti rangkaian festival ini. Di antaranya ketangkasan domba, kecantikan, dan ternak sapi unggul.

"Untuk peserta ketangkasan pesertanya dari seluruh daerah di Jawa Barat, dan untuk kontes kecantikan atau raja kasep diikuti oleh peserta dari Kabupaten Purwakarta yang diikuti oleh para peternak termasuk sapi unggul," kata Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Dedi menyampaikan, dalam seni ketangkasan domba penilaian mencakup lima kriteria, masing masing dilihat dari kesehatan, adeg-adeg, tekhnik pukulan dan keberanian serta gaya dari tampilan domba yang dikonteskan.

"Dalam seni ketangkasan ini termasuk mundurnya domba juga menjadi penilaian jadi semakin jauh semakin baik nilainya. Terus tidak boleh ada yang terluka, karena ini seni. Selain itu penilaian lain yaitu kesehatan, hitungan pukulan hingga gaya," jelas Dedi.

Selain itu, lanjut Dedi, dalam seni ketangkasan di arena tersebut setiap domba harus mendapat perlakuan baik. "Hitungannya tidak lebih dari 20 pukulan, dan kalau sampai 15 pukulan domba terlihat pusing atau domba tidak sanggup lagi melanjutkan pertandingan harus dihentikan," tambahnya.

Dalam rangkaian acara kontes baik ketangkasan dan kecantikan dibagi menjadi tiga kelas, masing-masing bobot 75 Kg, 65 sampai 75 Kg, serta kelas 65 Kg ke bawah.

Untuk kecantikan penilaian meliputi kesehatan dan penampilan domba terutama dalam perawatan. Sedangkan untuk kontes ternak unggul yang bisa mengikuti ialah sapi khusus dengan usia yang ditentukan dan pejantan rentang usia dibawah 3 tahun, serta untuk calon bibit usianya kurang dari dua tahun termasuk indukan satu kali anakan khusus peranakan ongol.

Sementara terkait pembangunan stadion khusus tersebut Bupati Dedi berharap bisa menumbuh kembangkan minat masyarakat terutama anak sekolah untuk memelihara dan beternak baik sapi maupun domba. Serta menarik minat wisatawan lokal maupun asing untuk datang ke Purwakarta.

"Kalau dulu tidak terintegrasi secara baik, kalau sekarang kan bisa menjadi pariwisata. Selama ini tidak ada fasilitasnya, maka sekarang difasilitasi," katanya.

Ke depan tahapan selanjutnya venue kontes akan terus dikembangkan, selain bentuk stadion yang artistik dengan atap bambu dan ijuk, juga dibangun bangku bagi penonton layaknya di stadion sepak bola. Bahkan di areal 10 Hektar are itu juga akan dibangun hotel khusus domba dengan material bangunan terbuat dari bambu termasuk saung bagi para pedagang seperti penjual Sate Saranggi sebagai makanan khas Purwakarta.

Baca juga:
Masuk bursa Pilgub Jabar, Bupati Dedi ngaku bangga dan bahagia
Bupati Purwakarta minta tim saber pungli sikat calo tenaga kerja
Bupati Dedi ingin Waduk Jatiluhur bersih dari kolam jaring apung
Bupati Dedi minta keamanan Jatiluhur diperketat pasca-penyergapan
600 Kader ideologi Pancasila akan disebar ke sekolah di Purwakarta
Bupati Dedi bakal sebar angkutan khusus pelajar ke desa-desa

(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.