Sering dijebol, operator Tol Tangerang-Merak buat rangkap pagar
“Kami terus berupaya untuk terus menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan."
PT Marga Mandalasakti (MMS) selaku perusahaan pengusaha jalan Tol Tangerang-Merak membangun pagar ganda (double fence). Hal itu dilakukan guna mencegah warga sekitar yang kerap menjebol pagar untuk masuk ke dalam jalan bebas hambatan itu.
Direktur Teknik dan Operasional PT MMS Sunarto Sastrowiyoto menegaskan, hingga tahun ini MMS sudah membangun double fence sepanjang 75.419 meter arah Merak dan 75.568 meter arah Jakarta.
“Kami terus berupaya untuk terus menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan. Kami lakukan berupa sosialisasi, persuasif dan edukasi kepada berbagai pihak,” terangnya, Minggu (18/10).
PT MMS juga, kata Sunarto, telah melakukan koordinasi dengan Polda Banten guna mengantisipasi pelanggaran-pelanggaran lalu lintas di Jalan Tol Tangerang-Meraksejak Jumat (16/10) lalu.
“Kami fokus pada pelanggaran natupang, atau menaik turun kan penumpang di bahu jalan tol,” tuturnya.
Dia juga menyampaikan, Peraturan Pemerintah Nomor 15 tahun 2005 tentang jalan tol padahal sudah jelas, bahwa jalan tol tidak digunakan untuk berhenti. Jalan tol juga tidak digunakan untuk keperluan menaikkan dan menurunkan penumpang dan atau barang serta hewan.
Baca juga:
Polda Banten akan sikat warga yang jebol pagar Tol Tangerang-Merak
2 Truk dan Panther serudukan di Tol Pondok Indah
Jalan tol di India ini bikin anak jadi yatim, istri jadi janda
Jabar lantik sekda baru, Aher ingin percepatan jalan tol
Pembebasan lahan Tol Soroja hampir selesai, Juli 2016 harus tuntas
Jalan tol Semarang-Bawen ambles, terjadi penyempitan jalan