Sering Banjir, Kegiatan Belajar Siswa SD Negeri 05 Kreo Terganggu, Orangtua Mengeluh
Pemerintah setempat diminta segera melakukan tindakan konkret agar banjir yang menggenangi sekolah dan permukiman warga tak rutin terjadi.
Banjir rutin yang terjadi di kawasan jalan Mutiara, Kelurahan Cipadu, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, membuat warga sekitar mengeluh. Sebab pemerintah setempat dianggap tak memberikan perhatian.
Padahal, banjir juga menggenangi SD Negeri 05 Kreo, Kota Tangerang, yang membuat kegiatan belajar mengajar terganggu.
"Banjir ini menjadi rutin, kalau hujan pasti kerendam," kata Titis (40), orangtua siswa SDN05 Kreo, Senin (1/4).
Akibat sekolah terendam banjir, anaknya Fatima tidak bisa belajar dengan nyaman. Padahal, siswa di sekolah itu berjumlah ratusan orang yang dibagi ke dalam dua sesi belajar mengajar, di jam pagi dan siang.
"Anak saya korbannya, jadi enggak bisa sekolah. Kalau banjir kita lewat saja susah. Anak-anak jadi enggak mau masuk, karena saya tidak kuat menggendong. Padahal sekolah ini siswanya banyak, ada dua shif pagi dan siang," ungkap dia.
Pemerintah setempat diminta segera melakukan tindakan konkret agar banjir yang menggenangi sekolah dan permukiman warga tak rutin terjadi.
Pantauan di lokasi, air yang menggenangi Jalan Mutiara memiliki ketinggian bervariasi antara 20 hingga 40 centimeter.
Sementara halaman sekolah SDN05 Kreo, terendam lebih parah ketimbang lingkungan rumah warga karena lebih rendah.
Baca juga:
Tanggul Jebol, Perumahan di Bekasi Diterjang Banjir Setinggi 1,5 Meter
Hujan Deras di Bekasi, Banjir Rendam Jalan Kalimalang dan Sejumlah Pemukiman
Hujan Lebat di Tangsel, Jalan Dewi Sartika Ciputat Terendam Banjir Setinggi 30 Cm
Terseret Banjir, Hendra Ditemukan Tewas Tersangkut di Selokan
Hujan Lebat, Jalan Cinere Raya Terendam Banjir
1.539 Jiwa Terdampak Banjir Bandang di Aceh Tenggara
Banjir Bandang di Tasikmalaya Robohkan Tembok Sekolah, Murid Terpaksa Diliburkan