LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sering ada pemadaman mendadak, mahasiswa geruduk kantor PLN Aceh

Saling kejar terjadi antara petugas keamanan PLN, kepolisian dan mahasiswa. Petugas kemudian dorong mahasiswa keluar.

2016-05-12 14:35:54
PLN
Advertisement

Puluhan mahasiswa menggelar aksi di kantor Perusahaan Listrik Negera (PLN) Aceh di Jalan Daud Beureuh, Lamprit, Banda Aceh, Kamis (12/5). Aksi ini sempat rusuh dan memaksa mahasiswa masuk ke gedung kantor PLN.

Mulanya aksi mahasiswa berjalan tertib di depan pintu gerbang kantor PLN Aceh. Setelah melakukan orasi sambil membawa sejumlah poster dan spanduk, mereka akhirnya geram. Ini dikarenakan Ganeral Manager (GM) PLN, Bob Saril tak kunjung datang menemui para pendemo.

Lantaran GM PLN Bob Saril tidak menemui pendemo, mahasiswa kemudian menerobos masuk ke dalam pekarangan gedung PLN. Saling kejar-kejaran dengan pihak keamanan pun tak terhindar.

Pantauan merdeka.com di lokasi, mulanya hanya Deputi Manajer Pengendali Operasi PLN Aceh, Januar, yang datang menemui pendemo dan menjelaskan duduk perkara sering terjadi pemadaman. Namun, mahasiswa menolak dan tetap meminta GM PLN Aceh untuk menemuinya.

Mahasiswa kemudian membagi dua kelompok. Kelompok pertama menjaga pintu masuk dan kelompok lainnya menjaga pintu keluar. Setelah lama menunggu GM PLN tak kunjung hadir, hingga menyulut emosi mahasiswa dan tiba-tiba semua mahasiswa meloncat pagar dan masuk paksa ke dalam gedung PLN Aceh.

Saling kejar terjadi antara petugas keamanan PLN, pihak kepolisian dan mahasiswa. Petugas kemudian mendorong mahasiswa untuk keluar dari Gedung PLN. Akhirnya mahasiswa bertahan di teras kantor PLN.

Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry, Said Muhajir mengatakan, aksi ini dilakukan mengingat PLN sering memadamkan listrik. Padahal perkara listrik sudah lama dibicarakan, tetapi tidak pernah ada proses penyelesaiannya.

"PLN terkesan tidak peduli, kita ingin pihak PLN berjanji pada bulan Ramadan nantinya tidak ada pemadam listrik, kecuali ada faktor alam, baru kami maklumi," kata Said Muhajir.

Mahasiswa juga memberikan ultimatum kepada PLN segera menyelesaikan persoalan pasokan listrik di Aceh. Bahkan mahasiswa meminta Bob Saril untuk mundur dari jabatannya bila pihak tetap melakukan pemadaman pada bulan Ramadan.

"Kami minta pak GM PLN bila memang tetap mati lampu dalam bulan Ramadan agar mundur saja dari jabatannya," ujarnya.

Sementara itu, GM PLN Aceh, Bob Saril di hadapan demonstran mengatakan, PLN berkomitmen untuk suplai listrik pada bulan Ramadan tanpa ada pemadaman. Namun, semua ini bisa saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, hingga dia meminta doa dari semua pihak agar tidak ada pemadaman dalam bulan Ramadan.

"Kita telah melakukan upaya perbaikan dan terus berusaha serta akan terus memperbaiki transmisi agar listrik bisa normal," kata Bob Sahril di hadapan mahasiswa.

Dia juga menyebutkan, mulai sekarang petugas PLN Aceh sudah bekerja 24 jam untuk memberikan pelayanan suplay listrik pada masyarakat. Seperti pemeliharaan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya. "PLTU Nagan Raya sekarang sudah selesai pemeliharaannya," jelas Bob Saril.(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.