LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Serda Bangun dan Kopka Wakidi redam aksi \'Koboi Palmerah\'

Berita Indonesia cepat, aktual, serius, unik, dan baru: Tak ada yang berani menghentikan aksi 'Koboi Palmerah' di lokasi kejadian. Pengendara jalan yang hanya berani melihat.

2012-05-02 15:32:10
koboi palmerah
Advertisement

Tak ada yang berani menghentikan aksi 'Koboi Palmerah' di lokasi kejadian. Pengendara jalan yang melintas hanya melihat tanpa berani menghentikan aksi sang Kapten Lutfi TNI AD yang membawa pistol dan besi.

Untungnya saat itu melintas dua orang anggota Polisi Militer TNI AD. Mereka adalah Serda Bangun dan Kopka Wakidi. Keduanya langsung menggiring Kapten Lutfi ke Pomdam Jaya. Tapi di tengah jalan, Kapten Lutfi meminta izin menjenguk orang tuanya yang sakit.

"Serda Bangun memberikan izin dengan jaminan Kartu Tanda Anggota atas nama Kapten Lutfi," terang sumber merdeka.com, Rabu (2/5).

Saat ini kasus masih ditangani anggota Pomdam Jaya. Kapten Lutfi sendiri sudah mengakui kesalahannya. Dia mengaku emosi karena pintu mobilnya ditendang oleh pengendara motor. Luthfi masih menjalani pemeriksaan oleh polisi militer. Jika terbukti bersalah, sanksi tegas menunggunya.

Aksi koboi jalanan itu terjadi, Senin (30/4) di Jalan Palmerah Barat, Jakarta. Aksi jalanan melibatkan pengendara Toyota Avanza warna hijau lumut dengan pelat nomor mobil TNI 1394-00. Pengendara mobil itu mengumbar tembakan saat berkelahi dengan pengendara motor Vespa LX.

Awal mula insiden itu, kendaraan sama-sama melaju dari arah Kebayoran Lama, berhenti tepat di lampu merah depan Apartemen Permata Senayan. Pengemudi Avanza turun karena dihadang pemotor. Tanpa diketahui penyebabnya, kedua pria tersebut berkelahi. Postur pengendara motor yang jauh lebih besar membuat pengemudi Avanza tersudut. Di tengah perkelahian tiba-tiba saja terdengar suara tembakan.

Dalam video berdurasi dua menit itu, tampak jelas perkelahian antara pengendara mobil dengan pengendara Vespa. Pengendara mobil dengan pelat nomor TNI membawa pistol di tangan kanannya. Pria itu bercelana warna krem dengan baju putih, sambil membawa tas. Sementara pengendara Vespa berkaos biru dan bercelana pendek.

TNI AD mengakui pria dalam video itu adalah seorang perwira TNI AD berpangkat Kapten. Kapten Lutfi itu sehari-hari berdinas di Denma Mabes TNI AD.(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.