LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Seorang pria ditemukan tewas di Pasar Minggu

Tubuh korban dalam keadaan membusuk. Diduga meninggal karena sakit.

2012-11-19 22:02:00
Penemuan mayat
Advertisement

Pria berusia 61 tahun bernama ABP Simanjuntak ditemukan tewas di rumahnya, jalan Raya Siaga 2C No 25A RT 9 RW 3, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (19/11). Belum diketahui penyebab kematiannya.

"Barang bukti yang ditemukan di dekat korban berupa dompet korban yang berisi identitasnya, obat-obatan dan rekam medis juga HP korban merek Nokia yang sudah tidak aktif dan uang tunai sebesar Rp 276.000," ujar Kapolsek Pasar Minggu Kompol Adri Desas Furianto, dalam pesan singkatnya, Senin (19/11).

Dijelaskan Adri, penemuan jenazah berawal saat, RS (56) kakak ipar korban, H (48) tetangga korban dan S (50) sopir dari RS mendatangi rumah korban. "Karena melihat pintu pagar sudah terbuka, lantas ketiganya langsung masuk ke halaman rumah korban," terang Adri.

Namun, setelah memasuki halaman rumah korban, ketiganya mendapati bahwa jendela sudah terbuka tetapi pintu rolling door dalam keadaan tertutup. Akhirnya, lanjut Adri, ketiganya memutuskan untuk masuk ke rumah korban melalui jendela yang sudah terbuka.

"Selanjutnya melihat korban di kamar sudah tidak bernyawa dalam posisi tidur terlentang di kasur, tinggal tulang belulang, bau busuk masih tercium, kemudian para saksi menghubungi Polres dan Polsek," papar Adri lagi.

Menurut hasil pemeriksaan sementara, H yang merupakan tetangga korban mengatakan bahwa korban sudah tidak pernah terlihat sejak 3 sampai 7 bulan lalu dan kondisi rumah memang sudah tidak terawat.

"Pohon-pohon di taman depan pun sudah hampir menutupi rumah korban," ucap Adri.

Saat ini jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan otopsi dan rumah korban sudah diberi garis polisi. "Kami masih terus menyelidiki penyebab kematian korban," ujar Adri.(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.