Seorang pedagang tertembak di perbatasan RI-Papua Nugini
korban penembakan telah mendapat pertolongan pertama dan dibawa lari ke Puskesmas Koya Barat, Distrik Muara Tami.
Seorang pedagang bernama Hery (20) yang kesehariannya berjualan di Pasar Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, berbatasan langsung dengan PNG, pada Rabu, pukul 13.00 Wit dikabarkan kena tembak di lengan kirinya. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Sulistyo Pudjo membenarkan hal itu.
"Sekitar pukul 13.00 WIT telah terjadi gangguan tembakan di perbatasan Skouw-Wutung RI-PNG," kata Sulistyo, seperti dikutip dari Antara, Kamis (17/4).
Penembakan itu, kata Sulistyo, sedang dilaksanakan pertemuan antara pengelola pelintas batas dengan Gubernur Provinsi Sandaun di kawasan itu. "Saat gangguan tembakan di perbatasan RI-PNG sedang diadakan acara pembukaan lintas batas oleh Pengelola lintas batas Papua dan Gubernur Sandaun PNG," katanya.
Menurutnya, penembakan itu terjadi kurang lebih satu kilo meter sebelum pos lintas Batas RI. "Akibat gangguan penembakan itu satu orang warga atas nama Herry yang sedang melintas membawa dagangan menggunakan mobil Carry luka parah di lengan kiri," katanya.
Selain itu, lanjut dia, rombongan pembuka lintas batas tertahan menunggu netralisasi Satgas Pamtas RI. "Diduga pelaku adalah kelompok kriminal bersenjata yang beroperasi di perbatasan RI-PNG," katanya.
Informasi yang dihimpun Antara, korban penembakan tersebut telah mendapat pertolongan pertama dan dibawa lari ke Puskesmas Koya Barat, Distrik Muara Tami.
Baca juga:
Seorang pedagang di perbatasan RI-PNG ditembak
Kontak senjata dengan petugas di Mulia, Wehanio Enumbi tewas
Kapolri: Satu orang tewas terkait insiden baku tembak di Papua
Menko Polhukam klaim baku tembak di Papua tak ganggu pemilu
Pencoblosan diwarnai insiden baku tembak di Puncak Jaya