Seorang nelayan di Sumenep tewas diduga tenggelam, satu rekannya hilang
Seorang nelayan di Sumenep tewas diduga tenggelam, satu rekannya hilang. Dua nelayan asal Desa Longos, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur, diduga tenggelam di laut/perairan setempat ketika akan menangkap ikan.
Sejumlah wilayah di Pulau Jawa Indonesia tengah menghadapi cuaca ekstrem beberapa hari belakangan. Tapi masih saja ada yang nekat melaut untuk mencari ikan.
Dua nelayan asal Desa Longos, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur, diduga tenggelam di laut/perairan setempat ketika akan menangkap ikan.
"Satu di antara dua nelayan itu, yakni Horri (25), sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara temannya, Fathor (35), belum ditemukan dan dalam pencarian," ujar Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi di Sumenep, Jumat (1/12) dikutip dari Antara.
Horri ditemukan meninggal dunia di Perairan Bintaro oleh nelayan lainnya pada Kamis (30/11) pukul 17.00 WIB. Ketika itu, Horri ditemukan dalam kondisi terapung di dekat perahu mesin yang tak ada orangnya.
"Korban diduga celaka sendiri atau tenggelam. Di sekujur tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," kata Suwardi.
Informasi yang dihimpun polisi dari kerabat korban, Horri menangkap ikan di Perairan Bintaro bersama Fathor dengan menggunakan perahu mesin.
Pada Kamis malam, perangkat desa bersama nelayan setempat langsung ke lokasi penemuan mayat Horri untuk mencari keberadaan Fathor. Namun, pencarian tersebut belum membuahkan hasil dan hingga Jumat pagi keberadaan Fathor belum diketahui.
Baca juga:
Perahu bocor saat cari ikan, pasutri tenggelam di Perairan Batang
Epilepsi kambuh saat mau mancing di sungai, Rio tewas tenggelam
Balita tewas terseret arus 1,5 Km diduga terpeleset ke saluran air
Mayat mengambang dekat Polsek Pelabuhan Samarinda, diduga ABK tenggelam
Adu renang di Sungai Serang Grobogan, Ribut tewas tenggelam
Hilang terseret banjir, bocah 8 tahun ditemukan tewas di Kali Ciliwung