LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Seorang Nelayan 12 Hari Terombang Ambing di Laut, Bertahan Hidup dari Air Hujan

Immanuel Antameng (40), nelayan asal Sulawesi Utara ditemukan selamat di Perairan Kalimantan Timur. Dia terombang ambing selama 12 hari, di atas rumpon atau rumah ikan buatan di laut. Hampir 2 pekan dia bertahan hidup dengan air hujan dan bekal makanan.

2019-05-02 01:00:00
Nelayan
Advertisement

Immanuel Antameng (40), nelayan asal Sulawesi Utara ditemukan selamat di Perairan Kalimantan Timur. Dia terombang ambing selama 12 hari, di atas rumpon atau rumah ikan buatan di laut. Hampir 2 pekan dia bertahan hidup dengan air hujan dan bekal makanan.

Imanuel ditemukan Selasa (30/4) siang, sekira pukul 13.00 WITA. KM Lambelu rute Nunukan di Kalimantan Utara tujuan Balikpapan di Kalimantan Timur, melihat seseorang di rumpon hanyut di laut.

"Kami terima kabar itu dari Pelni, ada yang hanyut di laut minta pertolongan," kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Kaltim-Kaltara Octavianto, Rabu (1/5).

Advertisement

Nakhoda KM Lambelu, lantas menuju ke anjungan, lokasi korban nelayan ditemukan di perairan dengan posisi Kabupaten Kutai Timur dan kabupaten Berau, Kalimantan Timur. "Jam 2 siang, KM Lambelu tiba di lokasi, dan korban dinaikkan ke atas kapal," ujar Octavianto.

"Korban ini, di atas rumpon sejak 12 hari lalu. Korban berasal dari Sangir. Jadi, rumpon terlepas dari jangkar hingga hanyut. Dievakuasi dalam kondisi sehat," tambah Octavianto.

Selama di atas rumpon, korban diketahui bertahan selama 12 hari menggunakan air hujan, dan makanan yang dibawa, berupa bekal yang dibawa saat melaut. "Korban dibawa KM Lambelu menuju ke Parepare sebagai tujuan akhir Lambelu," ungkap Octavianto.

Advertisement

"Jadi, dibawa ke Parepare (di Sulawesi Selatan) karena di Balikpapan, tidak ada keluarga. Sehingga dia (Imanuel Antameng) minta antar ke Sulawesi, untuk nanti dia ke Bunaken di Sulawesi Utara," demikian Octavianto.

Baca juga:
Perlindungan Negara pada Nelayan Masih Terbentur Regulasi
Pekan Depan, 22 Nelayan Aceh Dibebaskan dari Myanmar
Usai Ditangkap Otoritas Myanmar, 22 Nelayan Aceh Akan Segera Pulang
Menteri Susi: Pencurian Ikan Buat Jumlah Nelayan Turun 50 Persen
Pemerintah Luncurkan Program Satu Juta Nelayan Berdaulat
17 April Musim Panen Ikan, Nelayan Pantai Selatan Pilih Melaut Ketimbang Mencoblos

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.