LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Seorang Dokter Perempuan di Batang Positif Corona usai Tangani 11 Pasien

Seorang dokter perempuan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah positif corona. Hasil pelacakan riwayat, dokter tersebut pernah menangani 11 pasien Covid-19. Dengan demikian, terdapat empat dokter di Batang yang positif corona, satu di antaranya telah sembuh.

2020-04-26 21:42:29
Corona di Indonesia
Advertisement

Seorang dokter perempuan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah positif corona. Hasil pelacakan riwayat, dokter tersebut pernah menangani 11 pasien Covid-19. Dengan demikian, terdapat empat dokter di Batang yang positif corona, satu di antaranya telah sembuh.

"Kasus virus corona yang menimpa profesi terus bertambah. Jika sebelumnya ada tiga orang, pada Sabtu malam (25/4) kami menerima laporan hasil swab lagi, seorang yang berprofesi dokter terpapar positif Covid-19," kata Bupati Batang Wihaji di Batang, Minggu (26/4).

Menurut dia, empat dokter tersebut kini dua orang diisolasi di rumah sakit swasta di Batang, satu dokter dirawat di RSUP Kariadi Semarang, dan satu dokter dinyatakan sembuh.

Advertisement

Adapun berdasar data Dinas Kesehatan, jumlah kasus Covid-19 dengan status orang dalam pemantau (ODP) sebanyak 151 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 3 orang, dan PDP meninggal dunia sebanyak 5 orang.

Dia yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Muchlasin mengatakan, seorang dokter yang terakhir terpapar Covid-19 berdomisili di Kecamatan Limpung dan sekarang yang bersangkutan menjalani isolasi di rumah sakit swasta di Batang.

Adapun riwayat perjalanan atau hasil tracking, dokter perempuan itu terpapar virus corona karena pernah bersentuhan dengan 11 pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit.

Advertisement

Sebanyak 11 orang tersebut, kata dia, semula termasuk orang tanpa gejala (OTG) sehingga tentu saja mereka sangat membahayakan bagi orang lain karena mereka bisa beraktivitas seperti biasa.

"Oleh karena itu, kami berpesan masyarakat lebih serius lagi dalam penanganan virus corona dengan menerapkan protokol kesehatan, menggunakan masker dan physical distanching atau jaga jarak," katanya.

Baca juga:
Pria Asal Bogor Kerja di RS Wisma Atlet, Istri dan 2 Anaknya Positif Corona
43 Jenazah Pasien Negatif Corona Dimakamkan dengan Protokol Covid-19
Bupati Boltim Ngamuk BLT Dipersulit, Mensos Minta Tidak Perlu Diributkan
Curhatan Dokter Michael Sebelum Meninggal karena Virus Corona
Tidak Cukup dengan Imbauan, Perlu Upaya Konkret Atasi Corona di Kaltim
Pedagang Takjil Timbulkan Kerumunan, Gugus Tugas Bekasi Rancang Skema Penjualan

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.