LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Seorang Anak di Depok Dibius Saat Main Badminton

Saat itu, D sedang bermain badminton bersama beberapa orang lainnya. Tiba-tiba, mereka didatangi dua orang yang menggunakan motor. Tanpa basa basi, salah satu pelaku turun dan menghampiri D.

2020-07-09 01:03:00
Penculikan Anak
Advertisement

Anak yang sedang bermain badminton di luar rumah nyaris menjadi korban penculikan. Modusnya dengan membius korban menggunakan tisu yang sudah diberi obat bius.

Salah satu korbannya adalah D. Peristiwa itu terjadi di Kampung Serab, Kecamatan Sukmajaya, Depok pada Selasa (7/7) malam.

Saat itu, D sedang bermain badminton bersama beberapa orang lainnya. Tiba-tiba, mereka didatangi dua orang yang menggunakan motor. Tanpa basa basi, salah satu pelaku turun dan menghampiri D.

Advertisement

"Saat itu anak saya main berempat, sama Ms, Mk, dan Vn. Katanya tiba-tiba ada motor dateng, deketin anak saya. Mereka (pelaku) naik motor boncengan," kata RS, ayah D, Rabu (8/7).

Anak-anak itu kaget ketika pelaku langsung membekap korban. D pun langsung lemas setelah dibekap.

"Jadi mulut anak saya dibekap dan langsung lemes. Terus diteriakin, nah itu orang kabur karena mungkin banyak orang atau gimana saya kurang paham, terus anak saya langsung dibawa pulang," ujarnya.

Advertisement

Karena diteriaki oleh teman-teman D, maka pelaku langsung melarikan diri. Sedangkan D diantar pulang ke rumah oleh warga.

"Orang yang nganterin bilang anak saya pake tisue dibekap. Saya bilang ini mah modus penculikan," tegasnya.

RS sendiri mulanya mengaku tidak tahu kalau anaknya menjadi korban percobaan penculikan. Dia baru menduga anaknya menjadi korban setelah mendengar cerita teman-teman D.

"Anak saya syok juga sampai bengong-bengong aja pas mau tidur," ungkapnya.

D sendiri mengaku, tidak kenal dengan orang yang membekapnya. Setelah dibekap, D mengaku merasa mengantuk.

"Aku langsung ngantuk, untung teman-teman teriak jadi pelakunya kabur," katanya.

Hingga saat ini, korban ataupun orangtuanya belum melaporkan ke polisi.

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.