Senyum Aiptu Adang ketika dapat bantuan kaki palsu saat HUT Polantas
Senyum Aiptu Adang ketika dapat bantuan kaki palsu saat HUT Polantas. Adang bahagia dengan bantuan kaki palsu yang diterimanya. Risiko tugas menjadi anggota polisi lalu lintas di jalanan berbuah perhatian dari institusinya.
Adang Hidayat tampak semringah. Senyumnya merekah. Hari ini, bertepatan dengan hari jadi Korlantas yang ke-62, polisi berpangkat Aiptu yang bertugas di Polsek Cimahi, Polres Cimahi itu mendapatkan bantuan kaki palsu.
Bantuan kaki palsu diberikan kepada delapan orang dalam peringatan HUT Korlantas di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (22/9) pagi. Bantuan diberikan langsung Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto.
"Ini kita diberikan secara cuma-cuma. Dan ini (pembagian kaki gratis) akan terus digalakkan ke daerah-daerah, untuk diberikan baik kepada masyarakat atau anggota kepolisian sendiri," kata Adang.
Adang bahagia dengan bantuan kaki palsu yang diterimanya. Risiko tugas menjadi anggota polisi lalu lintas di jalanan berbuah perhatian dari institusinya.
Dia berkisah awal mula kaki kanannya tidak utuh karena diamputasi. Selama 33 tahun mengabdi di korps Bhayangkara, Adang mendapatkan musibah pada awal 2017. Kakinya harus diamputasi karena mengalami penyempitan pembuluh darah.
"Ada penyempitan pembuluh darah, jadi waktu itu sakit di kaki, saat konsultasi ke dokter ternyata harus diamputasi. Ya sudah," tutur pria 57 tahun tersebut.
Berdasarkan pemeriksaan dokter, penyempitan pembuluh darah itu disebabkan adanya pencemaran udara. Ini terjadi karena risiko tugas di jalanan sebagai anggota Polantas terkena polusi udara. "Ya ini karena sering di jalanan," jelasnya.
Dia menerima kondisi kakinya yang tidak sempurna. Sampai pada akhirnya Adang mendapatkan kaki palsu. "Alhamdulillah, makasih," singkat bapak empat anak itu yang tampak didampingi Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy.
Rusdi mengapresiasi pengabdian Adang pada kesatuannya. Oleh karena itu Polres Cimahi merekomendasikan Adang untuk bisa mendapatkan bantuan kaki palsu. "Saya sangat simpatik pengorbanannya luar biasa. Beberapa kali saya ke kediamannya, dia dikenal jujur juga di tengah masyarakat," terang Rusdy.
Baca juga:
Salut, polisi ini bantu anak sekolah seberangi sungai yang arusnya deras
Salut, Jenderal ini langsung beri uang saat lihat baju anggotanya lusuh
Kisah Aiptu Made Sumerta nyambi ternak bebek jelang pensiun
Salut, polisi ini korbankan gaji dan tanahnya demi beli ambulans untuk warga
Tim Jumat Barokah Polres Pekanbaru, polisi pemberi bantuan warga miskin