LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Senjata yang Dipakai KKB di Papua Berasal Dari Filipina & Papua Nugini

Polri telah mengidentifikasi asal senjata api yang digunakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) membunuh pekerja PT Istaka Karya di Distrik Yigi, Nduga, Papua. Puluhan senjata itu diperoleh dari dua negara yakni Filipina dan Papua Nugini.

2018-12-12 16:14:18
Penembakan Papua
Advertisement

Polri telah mengidentifikasi asal senjata api yang digunakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) membunuh pekerja PT Istaka Karya di Distrik Yigi, Nduga, Papua. Puluhan senjata itu diperoleh dari dua negara yakni Filipina dan Papua Nugini.

"Senjata-senjata itu didapat dari jalur penyeludupan secara gelap yang dilakukan kelompok tersebut dengan membeli beberapa senjata di wilayah Papua Nugini maupun di wilayah Filipina," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (12/12).

Penyelundupan senjata dari Filipina dilakukan melalui jalur laut. Sementara senjata yang diperoleh dari negara tetangga, Papua Nugini diselundupkan melalui jalur darat.

Advertisement

Setidaknya ada sekitar 25 senjata api yang dikuasai kelompok pimpinan Egianus Kogoya tersebut, terdiri dari 17 laras panjang dan 8 laras pendek. Sebagian besar yang digunakan merupakan senjata rakitan buatan Filipina.

"Sebagian besar rakitan karena di Filipina kebanyakan senjata handmade, meskipun bentuknya pabrikan tapi itu buatan tangan. Di sana senjata dijual bebas karena handmade," tuturnya.

Sebagian senpi yang dikuasai kelompok tersebut merupakan senjata pabrikan standar militer. Senjata tersebut merupakan hasil rampasan dari aparat TNI dan Polri yang diserang.

Advertisement

"Saat ini pasukan gabungan TNI-Polri dengan penuh semangat tanpa pantang menyerah terus melakukan pengejaran terhadap kelompok KKB tersebut," ucap Dedi.

Reporter: Nafiysul Qodar

Sumber : Liputan6.com

Baca juga:
Tanggapan Istana Soal Permintaan Referendum Tentara Papua Barat
Soal Penembakan di Nduga, NRFPB Duga KKB Disusupi
Tentara Papua Barat Minta Presiden Jokowi Gelar Referendum
Mantan Kepala BIN Ceritakan Asal Usul Egianus Kogoya, Pentolan KKB Papua
Mantan KaBIN: Penembakan di Papua Masuk Ketegori Terorisme

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.