Sengketa Tapal Batas, Pria 76 Tahun di Dairi Bunuh Adik Ipar
Setelah melakukan pembunuhan itu, PS menyerahkan diri ke Polsek Tiga Lingga. Pria ini datang ke kantor polisi membawa sebilah parang yang dibungkus sarung merah jambu. Dia mengaku senjata itu digunakan menganiaya adik iparnya.
Pembunuhan terjadi di Desa Sukandebi, Kecamatan Tiga Lingga, Dairi, Sumatera Utara. Seorang pria berusia 76 tahun berinisial PS, menganiaya adik iparnya, Tiurmina Br Ginting (70), hingga tewas.
"Peristiwa itu terjadi Minggu (21/4). Motifnya sengketa tapal batas lahan," kata Ipda Donni Saleh, Kasubbag Humas Polres Dairi, Senin (22/4).
Setelah melakukan pembunuhan itu, PS menyerahkan diri ke Polsek Tiga Lingga. Pria ini datang ke kantor polisi membawa sebilah parang yang dibungkus sarung merah jambu. Dia mengaku senjata itu digunakan menganiaya adik iparnya.
"Dia mengatakan penganiayaan itu terjadi di perladangan Dusun Bertungen Jehe, Desa Sukandebi, Tiga Lingga," ucap Donni.
PS mengaku membacok tubuh dan kepala korban berulang-ulang. Akibatnya, korban meninggal di tempat kejadian perkara.
"Dia mengaku menutupi tubuh korban dengan daun pokok cokelat," beber Donni.
Polisi kemudian mengamankan PS. Mereka juga bergerak ke lokasi kejadian ditemani Kepala Desa. Mereka menemukan jenazah perempuan berusia 70 tahun itu. Di bagian kepalanya ditemukan beberapa luka bacok.
"Korban selanjutnya dibawa ke RSU Sidikalang untuk dilakukan visum," jelas Doni.
Polisi masih mendalami motif pembunuhan itu. Berdasarkan pengakuan tersangka, penganiayaan itu dipicu sengketa tapal batal lahan mereka.
"Tersangka dikenakan Pasal melakukan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia sesuai Pasal 338 subs 351 ayat (3) KUHPidana," tutup Donni.
Baca juga:
Pengemudi Ojek Online Tewas Dibacok Sekelompok Orang di Ciputat
Diduga Gangguan Jiwa, Anak Aniaya Bapak Hingga Tewas di Kebumen
Tangkap Pelaku Mutilasi Blitar, 3 Anggota PJR Polda Metro Diberi Penghargaan
Seorang Suami Tendang dan Hajar Istri pakai Besi hingga Tewas
Motif Perantara Bunuh PSK Online di Makassar Karena Kesal Dimaki-maki
Tak Kunjung Pulang, Karyawati Ditemukan Tewas Dalam Mobilnya dengan Luka di Leher
Pembunuhan Mahasiswi di Hotel Makassar Dibekuk, Pelaku Broker Prostitusi Online