Semua ribut banjir Jakarta, apa kabar pengungsi Sinabung?
Banjir sehari di Jakarta menyedot perhatian nasional. Seolah-olah bencana di Indonesia hanya di Jakarta.
Berita soal banjir Jakarta memenuhi semua media massa. Baru kebanjiran sehari sudah menjadi perhatian nasional. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun langsung berkomentar soal banjir di ibu kota.
"Akhir-akhir ini cuaca sedang tidak baik. Bahaya banjir kembali datang, mari waspada. Manakala musibah datang, bagi yang memiliki keuangan lebih, bantulah," pinta SBY, Selasa (14/1).
Kesempatan ini dipakai juga lawan-lawan politik untuk menghantam Gubernur Jakarta Joko Widodo. Blusukan yang dilakukan Jokowi dituding sia-sia.
Maka banjir Jakarta makin hingar bingar. Musibah dan politik bercampur baur.
Lalu apa kabar pengungsi Sinabung?
Pemberitaan soal Sinabung nyaris tak terdengar. Para pengungsi yang sudah bertahan di posko-posko selama tiga bulan kalah oleh satu hari banjir Jakarta.
Saat pengungsi Sinabung bertambah menjadi 26.088 orang atau 8.103 kepala keluarga (KK). Gunung ini terus meletus. Senin (14/1) lalu, tercatat tak kurang dari 30 kali letusan.
Data yang diperoleh di Posko Penanggulangan Bencana Sinabung Posko Kabanjahe, puluhan ribu pengungsi tersebut berasal dari 34 desa dan 2 dusun di Kabupaten Karo, beberapa di antaranya, Desa Sukameriah dan Desa Guru Kinayan.
Topik Pilihan: Presiden SBY | Jokowi ahok
Kemudian, Desa Selandi Lama, Kuta Rakyat dan Desa Sigaranggarang di Kecamatan Payung. Desa Berastepu, Sibintun, Gamber dan Kuta Tengah, Kuta Mbelin, Kebayaken, Kuta Tonggal dan Desa Sukanalu di Kecamatan Simpang Empat.
Selanjutnya, Desa Tiganderket, Mardinding, Temberun, Pintubesi, Perbaji dan Desa Kuta Mbaru, Kecamatan Tiganderket.
Ketua PMI Pusat HM Jusuf Kalla meminta korban bencana meletusnya Gunung Sinabung di Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo, Sumatera Utara agar diperhatikan. JK meminta kebutuhan pengungsi, termasuk sayur mayur bisa dipenuhi.
Presiden SBY sendiri mengaku baru berencana mengunjungi Sinabung pekan depan.
"Minggu depan, Insya Allah saya akan berkunjung kembali ke Kabanjahe, untuk pastikan penanganan Sinabung dan pengungsi berjalan baik. *SBY*," tulis @SBYudhoyono, Senin (13/1).
SBY mengaku pemerintah pusat dan daerah terus melakukan pelbagai upaya untuk menangani masalah pengungsi. Namun, agar semua dapat terorganisir dengan baik, SBY memerintahkan semuanya dikendalikan dari pusat.
"Meskipun baik pusat dan daerah terus menangani permasalahan ini, saya memutuskan untuk meningkatkan pengendalian dan bantuan pusat," pungkasnya.