Semua korban kapal tenggelam ditemukan, pencarian disetop
Adapun dari seluruh korban, hanya dua penumpang ditemukan selamat. Sedangkan sisanya dipastikan meninggal dunia.
Seluruh korban kapal pompong alias kapal kayu bermesin, melayani lalu lintas laut Pulau Penyengat-Tanjung Pinang, ditemukan. Ada 17 orang menjadi korban dalam insiden ini. Kondisi ini juga membuat Tim SAR gabungan resmi menghentikan pencarian.
Insiden nahas ini terjadi pada Minggu (21/8) kemarin, di perairan Kelurahan Penyengat, Kecamatan Tanjung Pinang Kota, Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau.
Adapun dari seluruh korban, hanya dua penumpang ditemukan selamat. Sedangkan sisanya dipastikan meninggal dunia.
"Dengan telah ditemukannya semua penumpang maka pencarian korban dihentikan. Korban diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangannya, Senin (22/8).
Salah seorang dari dua korban selamat diketahui kapten kapal, Said Ismarullah (36). Menurut Sutopo, Said nantinya akan dikorek lebih jauh mengenai insiden kelam ini.
"Pengemudi pompong (Said Ismarullah) akan dimintai keterangan oleh petugas terkait musibah tenggelamnya pompong," terangnya.
Berikut nama semua korban kapal pompong:
15 korban jiwa meninggal
1. H. Idrus Rahmad (L/65 Th).
2. Rahmad (L/60 Th).
3. Wiwid Sugiarti (P/30 Th).
4. Estisusilowati (P/23 Th).
5. Saniati (P/45 Th).
6. Fitara Ningrum (P/10 Th).
7. Yurdaningsih (P/50 Th).
8. Umi Kulsum (P/15 Th).
9. Rahmiyana (P/27 Th).
10. Mar'atur Sani Syah Rhomadho (P/25 Th).
11. Mistaji/Mustam/Gopang (L/40 Th).
12. Muslichudin (L/31 Th).
13. Wawan Agustiawan (L/25 Th).
14. Trisna Anggun Damayanti (P/24 Th).
15. Subagio (L/50 th).
Korban luka-luka adalah
1. Rasti Rina Sasih (P/25 Th).
2. Said Ismarullah (L/36 Th).(mdk/ang)