LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sempat terdengar minta tolong, Rahmat hilang diduga dimakan buaya

Korban Rahmat, bersama 5 temannya, sedang mencari kayu bakau merah di perairan Sebakis. Setelah itu, Rahmat turun ke sungai dekat buritan kapal.

2018-03-31 18:03:00
Tewas diterkam buaya
Advertisement

Rahmat (27), warga Lingkas Ujung, Tarakan Timur, kota Tarakan, Kalimantan Utara, hilang diduga disambar buaya muara di perairan Sebakis, Nunukan, Kalimantan Utara. Sebelum hilang, teman-temannya sempat mendengar Rahmat berteriak meminta tolong.

Peristiwa itu terjadi Jumat (30/3) siang kemarin. Korban Rahmat, bersama 5 temannya, sedang mencari kayu bakau merah di perairan Sebakis. Setelah itu, Rahmat turun ke sungai dekat buritan kapal.

"Korban ke sungai sendirian, untuk membersihkan badan. Ketinggian air saat itu, kira-kira 1 meter," kata Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kaltim-Kaltara, Octavianto, dikonfirmasi merdeka.com, Sabtu (31/3).

Advertisement

Belakangan, kelima rekan korban, mendengar teriakan Rahmat meminta tolong, dan bergegas kembali mendatangi Rahmat di bibir sungai. "Korban saat itu sudah tidak terlihat lagi. Teman korban saat itu mencari korban, dan dibantu petugas pos AL Sebaung dan sampai sekarang belum ditemukan," ujar Octavianto.

Dijelaskan Octavianto, kabar hilangnya Rahmat, diterima petugas Basarnas Pos SAR Nunukan, sekira pukul 08.00 Wita pagi tadi. "Kami koordinasi dengan Lanal Nunukan dan Polair Nunukan, untuk melakukan operasi pencarian," tambah Octavianto.

Unsur SAR yang terlibat mencari korban selain Basarnas pos SAR Nunukan, juga TNI AL, pihak perusahaan di sekitar perairan dan juga keluarga hingga rekan korban. Menggunakan kapal karet, speedboat hingga kapal milik masyarakat. Di lokasi bibir perairan, hanya menyisakan kapak dan bekas kaki korban.

Advertisement

Basarnas, berhasil mendapatkan keterangan di lokasi dan visual berupa video, diduga kuat korban disambar buaya. Dalam video berdurasi 3 menit 2 detik itu, diambil dari kapal lain yang kebetulan melintas di perairan hilangnya korban.

Dari video yang diterima merdeka.com, terlihat jelas buaya berenang di perairan, yang berarus cukup tenang itu. Secara kasat mata, buaya itu berukuran cukup besar. "Jadi, video yang ada ini, adalah detik-detik korban hilang disambar buaya. Ada saksinya," demikian Octavianto.

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.