Sempat memanas, pendukung Ahok saling dorong sama polisi di Cipinang
"Dobrak, dobrak, dobrak pintunya, dobrak pintunya sekarang juga," ucap salah seorang orator. "Lempar (botol aqua), lempar, lempar," sambungnya.
Massa pendukung terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat ini masih memadati Jalan Raya Cipinang, Jakarta Timur, menuju arah Kampung Melayu, Jakarta Timur.
Pantauan merdeka.com di lokasi, beberapa massa dari pendukung dari Ahok melakukan aksi dorong-dorong pintu masuk utama Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur.
"Dobrak, dobrak, dobrak pintunya, dobrak pintunya sekarang juga," ucap salah seorang orator.
"Lempar (botol aqua), lempar, lempar," sambungnya.
Namun, ketika situasi sedikit memanas, justru sang orator juga yang menyuruh berhenti massa Ahok untuk tidak mendobrak pintu masuk utama Cipinang.
"Tahan, tahan, sabar, sabar," ujarnya.
Namun, pada saat terjadi dorong-dorongan pintu antara massa pendukung Ahok dengan aparat kepolisian yang menahan dorongan pintu, saat itu pula terjadi kesalahpahaman terhadap salah satu warga asli Cipinang Latihan yaitu Akbar (19) yang saat itu mengenakan topi dan juga sweter berwarna hijau.
"Gue cuma nanya doang padahal, kenapa dorong-dorong pintu," kata Akbar, Jakarta, Selasa (9/5).
"Ngapain nanya-nanya, emang situ siapa?," kata massa pro Ahok yang diperagakan oleh Akbar.
"Dikiranya gua provokator kali bang," lanjut Akbar.
Saat itu Akbar sudah sempat meninggalkan tempat dorongan pintu, namun dirinya sempat ditarik lagi oleh massa pendukung Ahok.
"Pas gua mau jalan, eh langsung ditarik lagi terus sama pala gua ditoel. Dia nanya lagi sama gua mau ngapain," pungkasnya.(mdk/ded)