Sempat Dirawat, Bayi Usus Keluar Akhirnya Meninggal Dunia
Sempat Dirawat, Bayi Usus Keluar Akhirnya Meninggal Dunia. Tim medis mengatakan, infeksi pada usus bayi itu sebenarnya bisa dicegah apabila keluarga melakukan USG. Namun, Gunawan mengaku tidak punya biaya untuk itu.
Seorang bayi dengan usus keluar (gastroschisis) lahir di Medan, Minggu (21/7). Namun bayi itu tak mampu bertahan dan meninggal dunia, Kamis (25/7).
Bayi pasangan Imalia (18) dan Gunawan (30), warga Medan Denai, lahir Klinik Pratama Madina Jalan Pasar 3 Gang Bersama Tembung, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumut, Minggu (21/7) sekitar pukul 13.00 Wib. Karena kondisi ususnya keluar, bayi laki-laki yang diberi nama Arjun Adipati itu langsung dirujuk ke RSUP H Adam Malik, Medan.
"Bayi Nyonya Imelia dirujuk ke RSUP H Adam Malik pukul 15.00 Wib. Ketika itu berat badan bayi 1.600 gram," kata Kasubbag Humas RSUP H Adam Malik, Rossario Dorothy.
Setelah diperiksa, lambung Arjun ternyata sudah pecah dan ada infeksi. Tim medis mengatakan, infeksi pada usus bayi itu sebenarnya bisa dicegah apabila keluarga melakukan USG. Namun, Gunawan mengaku tidak punya biaya untuk itu.
"Keseharian kami hanya makan Sarimi dan telur karena penghasilan terkadang Rp30 ribu," ujar Gunawan yang sehari-hari berjualan bakso goreng.
Dia tidak punya uang dan tidak sanggup membayar biaya perawatan di RSUP H Adam Malik yang angkanya diperkirakan jutaan rupiah per hari. Sementara keluarga ini memang tidak dilindungi jaminan kesehatan.
Seperti banyak warga miskin lainnya, keluarga Gunawan terkendala persoalan administrasi. Mereka bahkan tidak punya KTP.
"Nama istri saya ada di KK ibunya di Kepulauan Riau. Sementara saya sudah pisah dari KK ibu saya ketika merantau dulu," ujar Gunawan, Kamis (25/7).
Pria ini mengaku tak bisa berbuat banyak, selain berdoa dan mengharapkan belas kasih pemerintah dan pihak yang mau membantu. "Semoga anak saya bisa tertolong, saya ingin menggendongnya," harapnya.
Namun harapan Gunawan pupus, Arjun tak mampu bertahan. "Bayi Nyonya Amelia meninggal dunia sekitar pukul 16.30 Wib tadi," kata Rossario.
Mengenai persoalan administrasi, Rosario menyatakan semua ada solusinya. "Sebentar lagi mau dibawa keluarga, memang keluarga tidak mampu, semua pasti ada solusinya diberikan rumah sakit. Yang jelas sebentar lagi akan dibawa keluarganya," jelasnya.
Mengenai jumlah tagihan kepada Gunawan, Rosario mengaku belum mengeceknya. "Tetapi terakhir memang bapak ini Enggak punya duit, KTP dan KK-nya juga enggak ada. Tadi kita udah bantuin juga telpon keluarganya supaya datang, artinya seberapa yang bisa dibayar. Kalau bener-bener tidak ada duit kita bikin perjanjian jaminan dan KK saja," sebut Rossario.
Sebelumnya, Rossario mengatakan kasus bayi dengan usus keluar memang sering ditangani RSUP H Adam Malik. Pada 2018 jumlahnya mencapai 9 kasus, sedangkan tahun ini sudah ada satu kasus.
"Rata-rata yang mengalami dari keluarga kurang mampu," ujar Rossario.
Baca juga:
Kondisi Hipotiroid pada Anak Bisa Sebabkan Masalah Keterbelakangan Mental
WHO Temukan Banyak Makanan Bayi Mengandung Terlalu Banyak Gula dan Pemanis Buatan
Pilih Metode MPASI pada Anak, Perhatikan Sejumlah Hal Berikut Ini
Presiden Jokowi Jamin Kesehatan Ibu dan Bayi
4 Hal yang Harus Dipertimbangkan Ketika Mudik Bersama Balita
Pilih Botol dan Dot Susu yang Tepat pada Bayi dengan Memperhatikan Hal Berikut Ini