Sempat delay 3 jam, penerbangan di Bandara Bandung kembali normal
Para penumpang sempat terlantar di bandara.
Sejumlah penerbangan dari dan ke Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung yang semula terganggu saat ini sudah kembali normal. Seluruh penumpang dari berbagai maskapai yang delay sudah diterbangkan. Sedangkan pendaratan menuju Bandara Internasional tersebut juga membaik.
"Sudah membaik sebenarnya sejak pukul 11.25 WIB. Jadi yang semula ada delay dan pengalihan (pendaratan) sudah normal," kata Humas PT Angkasa Pura II Bandung Mabruri J Wahyudin saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (23/10).
Pagi hingga siang tadi sejumlah penerbangan sempat mengalami delay. Seluruh penumpang terlantar di Bandara Husein Sastranegara Bandung.
"Penumpang yang kena delay sampai tiga jam," jelasnya.
Tapi pihak maskapai memberi kompensasi berupa makan sambil menunggu pesawat terbang.
Penyebab delay lantaran kabut pekat di langit Bandung hingga menyebabkan jarak pandang pilot terbatas. Jarak pandang hanya 3.000 meter, padahal normalnya 3.900 meter. Lima penerbangan yang mengalami delay yakni Kalstar, Express Air, dua penerbangan Lion Air, dan Citilink.
Dia menambahkan, keberadaan kabut tebal itu memang jarang terjadi. Untuk penyebab sendiri belum diketahui pasti. Tapi biasanya itu dikarenakan polutan.
"Saya enggak tahu pasti sebenarnya kalau soal itu. Bisa tanya ke pihak berkompeten," jelasnya.
Baca juga:
Akibat kabut asap, 5 penerbangan di Bandung tertunda
Asap di Medan kian tebal, 4 penerbangan ditunda
Dari rugi USD 220 juta, Garuda Indonesia kini untung USD 51 juta
Asap buat Garuda Indonesia kehilangan potensi pendapatan USD 8 juta
Garuda Indonesia target bikin perusahaan induk dalam dua tahun