Seminggu belakangan, warga di Jembrana diserang tomcat
Serangan tomcat tersebut biasanya terjadi pada malam hari hingga masuk ke dalam rumah.
Sejak seminggu belakangan ini ratusan warga di Banjar Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali diserang serangga tomcat.
Akibatnya, ratusan warga menderita gatal-gatal dan kulit melepuh. Lebih banyak warga yang kena serangan tomcat ini anak-anak.
"Saya sendiri juga kena. Kulit saya banyak yang melepuh dan gatal-gatal. Hampir semua warga di banjar Peh kena serangan tomcat," ujar Komang Bagi Antara, salah seorang warga setempat, Jumat (14/8) di Jembrana, Bali.
Menurutnya serangan tomcat tersebut biasanya terjadi pada malam hari hingga masuk ke dalam rumah. Bahkan di tempat tidur serangga kecil ini menempel di sprei.
"Banyak warga yang terkena serangan tomcat berobat ke rumah sakit. Saya sempat mengumpulkan tomcat yang menyerang rumah saya, jumlahnya sampai ribuan," imbuhnya.
Sementara itu Kepala Desa Kaliakah I Made Bagiarta dikonfirmasi membenarkan di wilayahnya terjadi serangan tomcat. Bahkan menurutnya serangan tomcat tersebut terjadi sejak satu minggu lalu dan terjadi pada malam hari.
"Anak-anak saya juga kena serangan ini. Kulitnya melepuh dan gatal-gatal," terangnya.
Untuk mengatasi serangan ini pihaknya telah melakukan penyemprotan dengan racun serangga. Serta melaporkan kepada instansi terkait.
"Setelah disemprot banyak yang mati. Saya sempat mengumpulkan bangkainya jumlahnya ribuan," pungkasnya.(mdk/hhw)