Sembunyikan sabu-sabu di anus, 2 WN Malaysia ditangkap di Kualanamu
Petugas Bea Cukai Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumut, menggagalkan penyelundupan sabu-sabu. Dua warga negara Malaysia ditangkap, salah seorang di antaranya kedapatan menyembunyikan kapsul berisi narkoba itu di dalam anusnya.
Petugas Bea Cukai Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumut, menggagalkan penyelundupan sabu-sabu. Dua warga negara Malaysia ditangkap, salah seorang di antaranya kedapatan menyembunyikan kapsul berisi narkoba itu di dalam anusnya.
Kedua warga negara Malaysia yang ditangkap berinisial ABZ (46), warga Pulau Pinang, dan MRSA (23), warga Kuala Lumpur. Mereka diamankan tak lama setelah turun dari pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ 123, Rabu (24/4) tengah malam. Pesawat itu baru tiba dari Kuala Lumpur.
"Berawal dari analisis pasengger dari tim intelijen, dikembangkan. Suspect dari awal sudah diidentifikasi kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan wawancara," kata Bagus Nugroho Tamtomo Putro, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Kualanamu, Jumat (27/4).
Pemeriksaan berlanjut hingga keduanya menjalani rontgen. "Hasilnya positif," sambung Bagus.
Tiga kapsul terdeteksi pada bagian anus ABZ. Ketiganya akhirnya berhasil dikeluarkan dan di dalamnya didapati narkotika jenis sabu-sabu.
Masing-masing kapsul berisi sabu-sabu dengan berat sekitar 30 gram. Total 91 gram yang diamankan.
Pada MRSA tidak ditemukan narkoba. Namun, berdasarkan pemeriksaan sementara, dia merupakan pengendali pengiriman sabu-sabu itu. "Dari awal mereka bersama-sama, diperiksa bersama-sama, tapi barang bukti hanya ada pada ABZ. Sementara dari pemeriksaan tadi, yang satu dengan inisal MRS itu sebagai pengendali," jelas Bagus.
Selain narkoba, petugas Bea Cukai juga mengamankan barang bukti berupa telepon genggam, paspor, koper, dan barang bawaan lainnya. Kedua pelaku dan barang bukti itu kemudian diserahkan ke Polda Sumut untuk menyelidiki pengiriman narkoba itu.
"Polda yang akan memeriksa lebih lanjut dan mengembangkannya," jelas Bagus.
Baca juga:
Melawan saat tepergok transaksi sabu di bilik ATM, Ashar ditembak polisi
Buru target narkoba di Medan, polisi cekcok dengan sekuriti perumahan
Asyik nyabu di teras rumah, PNS Pemprov Sulsel diringkus polisi
Demi beli sabu, Mansyur & Mulyadi curi laptop untuk UNBK di SMP Jakut
Kronologi BNN bongkar kasus pencucian uang narkoba dari Lapas
Divonis mati, 8 terdakwa sabu satu ton akan ajukan banding