Sembako maut di Monas, giliran Anies Baswedan akan dipanggil Polda Metro
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pemanggilan Anies setelah penyidik mendapatkan hasil pemeriksaan Kadis Pariwisata.
Kasus acara bagi-bagi sembako di Monas yang berujung maut masih diusut penyidik Polda Metro Jaya. Sejumlah pihak mulai dari ketua panitia penyelenggara, keluarga korban serta Kepala UPT Monas sudah diperiksa polisi.
Nantinya, giliran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serta Kadis Pariwisata Pemprov DKI Tinia Budiati akan dimintai keterangannya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pemanggilan Anies setelah penyidik mendapatkan hasil pemeriksaan Kadis Pariwisata.
"Nanti kita tunggu agenda dari penyidik seperti apa, apakah diperlukan atau tidak di sana, jadi kita menunggu dulu seperti apa, keterangan yang akan diberikan oleh Kadis Pariwisata. Baru kita akan menuju langkah berikutnya di situ," katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (23/5).
Seperti diketahui, FUI telah mengadakan kegiatan pembagian sembako yang dilakukan di lapangan silang Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (28/4). Dalam acara tersebut, ternyata telah menewaskan dua bocah atas nama inisial MJ (12) dan MRS (10).
Sebelum tewas, kedua anak tersebut sempat dibawa terlebih dahulu ke RS Tarakan sekitar pukul 14.00, saat pingsan. Lalu, sehari setelah kejadian kedua anak tersebut meninggal di RS Tarakan, di ruang PICU sekitar pukul 04.35 pada Minggu (29/4).
Baca juga:
Kegiatan bagi sembako di Monas tak sesuai proposal yang diajukan FUI
Kepala UPT Monas penuhi panggilan polisi terkait acara pembagian sembako di Monas
Sandiaga mengaku siap diperiksa soal bagi sembako di Monas berujung 2 bocah tewas
Kadis Pariwisata siap beri kesaksian soal acara bagi sembako di Monas
UPT & Disbudpar akan diperiksa terkait bocah tewas di acara bagi sembako di Monas
Ibunda bocah tewas terinjak di acara bagi sembako kembali diperiksa polisi