Selamatkan keponakan, Andrianto justru tenggelam di Curup Panjang
korban Andrianto justru terseret arus bawah air (back hole) sehingga membuatnya tenggelam dan diduga hanyut.
Maksud hati membantu keponakan yang tenggelam, Andrianto (28), warga Talang Berangin, Lahat, malah hanyut terbawa arus bawah air. Sehari usai kejadian, Andrianto belum juga ditemukan.
Peristiwa itu terjadi saat korban mengajak istri dan keponakannya liburan di air terjun Curup Panjang yang berada di Desa Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Senin (18/4) sore kemarin. Lalu, mereka bertiga mandi di sungai dengan arus cukup deras.
Tiba-tiba, keponakan korban tenggelam karena tak bisa berenang. Korban pun spontan berusaha menyelamatkan keponakannya tersebut. Keponakannya pun selamat dan berhasil ke daratan.
Tanpa diduga, korban Andrianto justru terseret arus bawah air (back hole) sehingga membuatnya tenggelam dan diduga hanyut. Istri korban melapor ke petugas pemantau dan diteruskan ke tim penyelamat.
Humas Basarnas Palembang Rio Taufan mengungkapkan, hingga saat ini masih dilakukan proses pencarian yang dilakukan delapan personel Rescuer SAR Palembang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), aparat kepolisian, dan warga setempat.
"Korban belum juga ditemukan, proses pencarian masih terus berlangsung," ungkap Taufan, Selasa (19/4).
Menurut dia, pencarian sedikit terkendala karena derasnya arus dan dalamnya air sungai. Namun, pihaknya terus berusaha menemukan korban dengan peralatan air yang dibawa langsung dari Palembang.
"Tetap kita upayakan menemukan korban, baik di lokasi maupun di sepanjang sungai," pungkasnya.(mdk/ang)