Selamatkan ABG tercebur ke sungai, Arbain hilang terseret arus
Operator ponton penyeberangan, Arbain (40), warga Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur, dilaporkan hilang terseret arus sungai Sangatta, usai menolong seorang ABG, Mahfudz (15), yang terjatuh dan tenggelam di sungai. Arbain masih dicari tim SAR gabungan.
Operator ponton penyeberangan, Arbain (40), warga Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur, dilaporkan hilang terseret arus sungai Sangatta, usai menolong seorang ABG, Mahfudz (15), yang terjatuh dan tenggelam di sungai. Arbain masih dicari tim SAR gabungan.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 15.30 Wita sore tadi. Usai tiba di seberang sungai, Mahfudz terpeleset dan terjatuh di sungai. Spontan, Arbain memberikan pertolongan.
"Korban (Arbain) langsung lompat ke sungai, bermaksud menyelamatkan anak itu," kata Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kaltim-Kaltara Octavianto, Senin (29/1) sore.
Namun nahas. Meski berhasil menyelamatkan Mahfudz sejatinya Arbain yang pandai berenang, terlihat seperti mengerang kesakitan di kakinya. Dia pun tidak kuasa melawan derasnya arus sungai di bawah permukaan.
"Dugaan sementara, korban ini keram di kakinya. Langsung terseret derasnya arus, dan tenggelam," ujar Octavianto.
Peristiwa itu dengan cepat diketahui warga yang bermukim di bantaran sungai, hingga akhirnya sampai ke petugas di BPBD kabupaten Kutai Timur.
"Kejadian itu diinformasikan oleh BPBD Kutai Timur sekitar jam 4 sore tadi ya, ke pos SAR Sangatta. Setengah jam kemudian, tim pos SAR Sangatta bergerak ke lokasi mencari korban (Arbain)," terang Octavianto.
Menggunakan perahu karet dan speedboat, juga kapal milik warga, tim SAR gabungan tidak hanya pos SAR Sangatta, melainkan juga BPBD Kutai Timur, Polsek Sangatta Selatan dan juga Tagana, melakukan penyisiran sungai.
"Masih dicari tim SAR gabungan sampai sekarang," demikian Octavianto.
Baca juga:
Guru di Pesisir Selatan tewas di sungai usai latihan taekwondo
Diduga bunuh diri, pemotor mendadak melompat ke Bendungan Serayu
Bocah 10 tahun hilang tenggelam di Sungai Serayu Banyumas
Tak bisa berenang, bocah kakak beradik tewas saat mandi di sungai
Pamit pulang usai dari sawah, dua bocah ditemukan mengambang di sungai