Selamat dari amukan massa, sopir taksi online babak belur dan pura-pura pingsan
Warga sempat berteriak maling sehingga memicu warga lain keluar rumah dan menghajarnya. Massa yang sudah kesal langsung mengeroyok pengendara taksi online tersebut hingga babak belur. Dikejar warga, korban yang terluka di bagian kepala, masuk ke dalam sebuah toko makanan. Dia berhasil selamat dari amukan massa.
Ridwan Lubis (55) babak belur dihajar warga. Sebab, dia menabrak salah satu rumah warga di Desa Pabuaran, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, namun melarikan diri. Sehingga membuat warga kesal.
Kapolsek Bojonggede Kompol Agus Koster Sinaga mengatakan peristiwa berawal ketika Ridwan yang baru saja mengantar penumpang, dalam kondisi mengantuk. Sehingga mengemudikan mobil dan menabrak pagar rumah warga.
Bukannya berhenti dan memperbaiki tembok yang ditabrak malah melarikan diri. Sehingga warga marah dan kesal. "Kerusakan akibat menabrak menabrak rumah warga tidak parah," katanya, Kamis (30/8).
Warga sempat berteriak maling sehingga memicu warga lain keluar rumah dan menghajarnya. Massa yang sudah kesal langsung mengeroyok pengendara taksi online tersebut hingga babak belur. Dikejar warga, korban yang terluka di bagian kepala, masuk ke dalam sebuah toko makanan. Dia berhasil selamat dari amukan massa. Itu berdasarkan pengakuan korban.
"Jika tidak masuk ke dalam toko dan berpura-pura pingsan tidak tahu nyawanya gimana," ucapnya.
Akibat peristiwa ini korban serta mobil Toyota Avanza Silver B 1174 VKR diamankan di Polsek Bojong Gede. Korban sudah dibawa di Polsek Bojong Gede. Korban juga tidak akan menuntut dan melaporkan peristiwa pengeroyokan yang dialaminya. Dia bersyukur tidak tewas saat dihajar massa.
Baca juga:
Sedang pesta miras, empat pemuda keroyok teman sampai tewas
Keluarga galang dana pengobatan adik Imanuel Wanggai
Polisi sebut tersangka pengeroyok adik Patrich Wanggai bisa bertambah
Polisi amankan 7 pelaku pengeroyokan di Tanah Tinggi Tangerang
Polisi tangkap senior pengeroyok adik pesepakbola Patrick Wanggai
Polisi tangkap 4 pengeroyok anak polisi, total 6 tersangka